Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

BMKG Maluku Catat 3 Gempa Terjadi Jumat (26/7/2019) Dini Hari hingga Pagi, Tak Berpotensi Tsunami

BMKG Maluku mencatat ada 3 gempa terjadi di wilayah Maluku, pada Jumat (26/7/2019) dini hari hingga pagi.

ntnews.co.au
Ilustrasi gempa 

TRIBUNTERNATE.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maluku mencatat ada tiga gempa terjadi di wilayah Maluku, pada Jumat (26/7/2019) dini hari hingga pagi.

Gempa terjadi di tiga titik yang berbeda dan semuanya tidak berpotensi tsunami.

Gempa pertama terjadi di selatan Labuha, Maluku Utara pada pukul 02.31 WIT dengan kekuatan 3,3 magnitudo.

Episenter terletak di koordinat 0.72 Lintang Selatan (LS) - 127.5 Bujur Timur (BT).

Atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 9 kilometer selatan Labuha, Maluku Utara dan 71 kilometer utara Obi, Maluku Utara.

Gempa berpusat di kedalaman 10 kilometer.

Gempa Magnitudo 4.0 Guncang Laut Banda Maluku Tengah, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa kedua berkekuatan 4,3 magnitudo menguncang wilayah utara Tepa, Maluku Barat Daya (MBD) pada pukul 06.44 WIT.

Berlokasi di koordinat 6.84 LS - 129.59 BT.

Tepatnya berpusat di 94 kilometer utara Tepa, MBD dan 228 kilometer barat laut Saumlaki, Kepulauan Tanimbar.

Gempa terjadi di laut dengan kedalaman 287 kilometer.

Gempa 8 Kali Guncang Maluku Selasa Dini Hari hingga Siang, Terakhir M 4,9 di Wahai

Selanjutnya gempa kembali menguncang wilayah Maluku Tengah pada pukul 06.57 WIT.

Gempa yang berpusat di 15 kilometer timur laut Wahai itu berkekuatan 3.0 magnitudo.

Berlokasi di koordinat 2.71 LS - 129.58 BT.

Gempa terjadi di laut dengan kedalaman 28 kilometer.

Antisipasi sebelum, sesaat, dan setelah gempa bumi, dilansir dari laman bmkg.go.id

Sebelum terjadi gempa bumi

1. Kunci Utama

- Mengenali apa yang disebut gempa bumi;

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa bumi (longsor, liquefaction dll);

- Mengevaluasi dan merenovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempa bumi.

2. Kenali Lingkungan Tempat Anda Bekerja

- Perhatikan letak pintu, lift serta tangga darurat, apabila terjadi gempabumi, sudah mengetahui tempat paling aman untuk berlindung;

- Belajar melakukan P3K;

- Belajar menggunakan alat pemadam kebakaran;

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

3. Persiapan Rutin pada tempat Anda bekerja dan tinggal

- Perabotan (lemari, cabinet, dll) diatur menempel pada dinding (dipaku, diikat, dll) untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempa bumi.

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

4. Penyebab celaka yang paling banyak pada saat gempa bumi adalah akibat kejatuhan material

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah

- Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi (misalnya lampu dll).

5. Alat yang harus ada di setiap tempat

- Kotak P3K;

- Senter/lampu baterai;

- Radio;

- Makanan suplemen dan air.

Saat terjadi gempa bumi

1. Jika Anda berada di dalam bangunan

- Lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja dll;

- Cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan goncangan;

- Lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

2. Jika berada di luar bangunan atau area terbuka

- Menghindari dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon, dll.

- Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

3. Jika Anda sedang mengendarai mobil

- Keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran;

- Lakukan point B.

4. Jika Anda tinggal atau berada di pantai

- Jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

5. Jika Anda tinggal di daerah pegunungan

- Apabila terjadi gempa bumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah terjadi gempa bumi

1. Jika Anda berada di dalam bangunan

- Keluar dari bangunan tersebut dengan tertib;

- Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;

- Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K;

- Telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

2. Periksa lingkungan sekitar Anda

- Periksa apabila terjadi kebakaran.

- Periksa apabila terjadi kebocoran gas.

- Periksa apabila terjadi hubungan arus pendek listrik.

- Periksa aliran dan pipa air.

- Periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan (mematikan listrik, tidak menyalakan api dll).

3. Jangan mamasuki bangunan yang sudah terkena gempa

- Karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

4. Jangan berjalan di daerah sekitar gempa

- Kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

5. Mendengarkan informasi

- Dengarkan informasi mengenai gempa bumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan).

- Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

6. Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi

7. Jangan panik dan jangan lupa selalu berdo'a kepada Tuhan YME demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

(TribunTernate.com/Rohmana Kurniandari)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved