Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Gempa Hari Ini: Gempa Bumi Magnitudo 3,9 Guncang Labuha Maluku Utara Rabu Sore

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan terjadinya gempa bumi di Kabupaten Labuha, Maluku Utara Rabu (31/7/2019) sore.

www.google.com/maps/place
Foto lokasi Kabupaten Labuha dari Google Maps 

TRIBUNPTERNATE.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan terjadinya gempa bumi di Kabupaten Labuha, Maluku Utara.

Hal tersebut diinfokan melalui akun Twitter resmi BMKG, @infoBMKG pada Rabu (31/7/2019) sore.

Gempa Hari Ini: Gempa Bumi Magnitudo 2 Guncang Kendari Rabu Siang

Gempa bumi tersebut bermagnitudo 3,9.

Gempa terjadi pukul 15:55:11 di Labuha.

Pusat gempa berada di laut 24 kilometer timur Labuha.

Kedalaman gempa bumi yakni sebesar 10 kilometer.

Getaran gempa bumi dapat dirasakan dengan skala (MMI) III.

Sampai berita ini dibuat, belum ada info lebih lanjut dari BMKG terkait adanya potensi tsunami dan dampak akibat gempa ini.

Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari BMKG, berikut info MMI yang dapat dipelajari.

Gempa Kembali Guncang Maluku Utara Jumat Siang Sebanyak 3 Kali, Tak Berpotensi Tsunami

I MMI

Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

II MMI

Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

III MMI

Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah.

Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

IV MMI

Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

BMKG Maluku Catat 3 Gempa Terjadi Jumat (26/7/2019) Dini Hari hingga Pagi, Tak Berpotensi Tsunami

V MMI

Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang.

Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Semua orang di rumah keluar.

Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik.

Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah.

Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat.

Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

Gempa Magnitudo 4.0 Guncang Laut Banda Maluku Tengah, Tak Berpotensi Tsunami

IX MMI

Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan.

Rumah tampak bergeser dari pondasi awal.

Pipi-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri.

Jembatan rusak, terjadi lembah.

Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

XII MMI

Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah.

Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

(TribunTernate.com/Sri Handayani)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved