Sri Mulyani Naikkan Besaran Tunjangan Cuti Bagi Direksi dan Pengawas BPJS

Menteri Keuangan Sri Mulyani menaikkan besaran komponen tunjangan cuti bagi direksi dan pengawas BPJS Kesehatan maupun Ketenagakerjaan.

Sri Mulyani Naikkan Besaran Tunjangan Cuti Bagi Direksi dan Pengawas BPJS
Tribunnews/Ria Anastasia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani 

TRIBUNTERNATE.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani menaikkan besaran komponen tunjangan cuti bagi direksi dan pengawas BPJS Kesehatan maupun Ketenagakerjaan.

Menurutnya, kenaikan tunjangan cuti tidak ada kaitannya dengan persoalan yang dihadapi BPJS Kesehatan terkait defisit keuangannya.

"Itu adalah internal mereka yang berhubungan dengan masalah administrasi, yang berhubungan dengan pengaturan cuti maupun pembayaran," ujar Sri Mulyani di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (12/8/2019).

Ia pun menegaskan, persoalan desifit keuangan BPJS Kesehatan tidak ada hubungannya dengan kenaikan tunjangan cuti bagi direksi maupun pengawas BPJS.

"Tidak ada hubungannya itu, itu adalah masalah internal yang kami periksa, bagaimana mereka mengatur," ucapnya.

Diketahui, Sri Mulyani mengeluarkan aturan baru berupa tambahan manfaat bagi Anggota Dewan Pengawas dan Anggota Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 112/PMK.02/2019 yang merupakan pembaruan dari PMK 34/PMK.02/2015.

Perbedaannya, tunjangan cuti tahunan yang paling banyak 1 kali gaji kini menjadi dua kali gaji.

Tunjangan cuti tahunan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 aturan tersebut diberikan kepada anggota Dewan Pengawas dan anggota Direksi dengan ketentuan: paling banyak satu kali dalam satu tahun dan paling banyak dua kali gaji atau upah.

Naikkan Iuran Semua Kelas

Halaman
123
Editor: Rohmana Kurniandari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved