Istri TNI Unggah Tulisan Nyinyir Soal Penusukan Wiranto, Dandim Kendari Dicopot dari Jabatannya

Tiga anggota prajurit TNI dicopot lantaran ulah nyinyir istrinya unggahan soal Wiranto di medis sosial

Istri TNI Unggah Tulisan Nyinyir Soal Penusukan Wiranto, Dandim Kendari Dicopot dari Jabatannya
Kolase Foto: Istimewa/via tribunnews
Istri Dandim Kendari kolonel HS nyinyir Wiranto. 

TRIBUNTERNATE.COM - Tiga istri dari prajurit TNI dilaporkan terkait unggahan mereka di media sosial yang bermuatan negatif terhadap kasus penusukan Wiranto di Pandeglang Banten, Kamis (10/10/2019).

Tiga istri itu, dua di antaranya merupakan istri dari prajurit TNI yang bertugas di Angkatan Darat (AD), sementara satunya Istri dari personel TNI Angkatan Udara (AU).

Akibatnya, masing-masing suami dari tiga istri tersebut mendapatkan sanksi berupa pencopotan dari anggota TNI.

Dua personel TNI AD yang dicopot yakni Kolonel Kolonel Kavaleri Hendi Suhendi (HS) dan Serda Z.

Kolonel Kavaleri Hendi Suhendi dicopot dari jabatannya sebagai Komandan Distrik Militer (Dandim) 1417/Kendari.

4 Fakta Baru Penusukan Wiranto: 40 cm Usus Dipotong hingga Sempat Dihimbau Tak Datang ke Pandeglang

Istri perwira menengah TNI AD yang berinisial IPDL tersebut diketahui mengunggah postingan bermuatan negatif terkait peristiwa penusukan terhadap Menkopolhukam Wiranto.

Sementara itu, istri dari Serda Z yang berinisial LZ juga turut mengalami nasib yang sama.

“Kepada suami kedua individu ini telah memenuhi unsur pelanggaran terhadap UU No 25 Tahun 2014 tentang Hukum Disiplin Militer.

Suami salah satu individu tersebut adalah Kolonel HS yang merupakan Komandan Dandim Kendari, kepadanya telah saya perintahkan melepas jabatannya sebagai konsekuensi serta 14 hari penahanan ringan," kata Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Jumat (11/10/2019), dikutip dari Tribunnews.com.

"Sementara untuk Sersan Dua Z juga telah dikeluarkan surat perintah melepas jabatan serta menjalani hukuman disiplin yang sama penahanan ringan 14 hari,” lanjut Andika Perkasa.

Sebut Aksi Penusukan Wiranto Settingan, Hanum Rais Dilaporkan ke Polisi

Halaman
12
Penulis: Sri Handayani
Editor: Sri Handayani1
Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved