Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Trending 1 di YouTube, Video Prank Nino Kuya Beli iPhone 11, Pakai Baju Lusuh Dikira Penggemis

Agusto Putra Utama, atau yang akrab disapa Nino Kuya membuat chanel YouTube yang berisikan eksperimen sosial lewat prank.

Kanal YouTube Nino Kuya
Nino Kuya prank beli iPhone 11 Pro Max 

TRIBUNTERNATE.COM - Agusto Putra Utama, atau yang akrab disapa Nino Kuya membuat chanel YouTube yang berisikan eksperimen sosial lewat prank.

Terbaru, anak laki-laki Uya Kuya tersebut membuat video prank membeli iPhone 11 dengan berpenampilan lusuh dan kotor.

Video tersebut diunggah pada Jumat (11/10/2019).

Hingga Senin (14/10/2019), video tersebut sudah ditonton sebanyak 9.298.656 kali dan menjadi trending satu di YouTube.

Dalam video tersebut Nino tampak mengunjungi sebuah pusat perbelanjaan mengenakan pakaian yang lusuh untuk membeli iPhone 11.

"Kali ini gue bakal social experiment dimana gue bakal beli iPhone 11 Pro Max tapi dengan baju lusuh, gembel kayak gini," ujar Nino.

Nino lantas mendatangi satu toko.

Namun saat berada di toko pertama Nino tidak mendapatkan respon dari penjual.

"Mbak jual iphone enggak, mbak, ini aku udah bawa duit buat beli," ucap Nino.

Lantaran tidak mendapat respon akhirnya Nino memutuskan untuk mendatangi toko lainnya.

"Halo bang jual hp iphone enggak?" tanya Nino kepada penjual di toko kedua.

Namun ternyata di toko kedua ini Nino justru diusir oleh penjual tersebut.

"Iphone apa?" tanya penjual tersebut.

"Iphone yang paling baru, iphone 11," ujar Nino.

"Enggak ada, itu di situ tengah-tengah mungkin ada kali," ujar penjual tersebut.

Mendapat perlakuan tak enak, Nino langsung pergi meninggalkan toko tersebut.

"Gaes itu tadi yang pertama dia kayak nyuekin gue gitu, dia kira gue enggak punya duit karena dandanan gue kayak gini, apalagi yang kedua pakai acara ngusir-ngusir gue tadi."

"Enggak respect sombong gitu, mereka ngrendahin gua gitu kalau dandannya kayak gini," ujar Nino.

Di toko ketiga Nino kembali mendapatkan respon yang berbeda dari penjual.

"Hallo mbak, kira-kira sini jual iphone yang paling baru enggak, yang iphone 11," ujar Nino.

Belum selesai berbicara Nino justru diberi uang oleh penjual di toko ketiga.

"Aku enggak minta duit, aku enggak minta duit, aku pengen beli iphone 11," ucap Nino.

"Enggak ada bawa aja, nanti diinin satpam lo," ujar penjual di toko ketiga.

Tanpa berpikir panjang Nino langsung pergi dan mencari toko yang lain.

Di toko keempat, Nino mendapat perlakuan yang cukup baik jika dibandingkan dengan ketiga toko sebelumnya.

Saat berada di toko keempat, Nino tidak langsung menanyakan iphone 11.

Ia melihat-lihat dulu hanpdhone yang saat itu dipajang.

Setelahnya, ia menyatakan ingin membeli iPhone 11 Pro Max yang merupakan keluaran terbaru.

Penjual yang bernama Dwi itu meragukan ucapan Nino Kuya meski membawa uang tunai yang disimpan dalam kantong plastik.

"Ini benaran duit kamu?," tanya Dwi.

"Beneran lah siapa lagi kalau bukan duit aku," kata Nino Kuya.

Lantaran uang tunai yang dibawa masih kurang untuk membeli iPhone 11 Pro Max, Nino Kuya pun menelpon sang ayah dan mengatakan untuk mentransfer uang atau mengirim orang untuk membawakan uang tunai.

Saat Nino Kuya menelepon ayahnya, penjual berkaus hitam itu pun seolah meragukan percakapan tersebut.

Bahkan ia mengira Nino Kuya merupakan anak yang kurang waras.

Perdebatan alot pun terjadi, bahkan pihak konter pun masih tak percaya dengan Nino Kuya yang menyatakan akan membeli 2 iPhone 11 Pro Max sekaligus.

"Jangan dibuka segelnya, kan belum dibayar," kata Dwi.

"Kan nanti dibayar juga ini masih nunggu ayah," jelas Nino Kuya.

"Enggak bisa," tegas Dwi.

Tak berapa lama kemudian, Nino Kuya dihampiri oleh seorang pria berpakaian rapi dan memberinya sebuah dompet berisi kartu kredit dan debit.

"Semua kartu ada di sini, mau beli aja boleh," kata pria tersebut.

Dwi pun terperangan dan masih seolah tak percaya dengan Nino Kuya yang ingin membeli harga ponsel dengan harga terbilang mahal.

"Dua Rp 60 juta lho," kata Dwi.

"Cuma Rp 60 juta doang aja," jelas Nino Kuya.

Lantaran segel dua ponsel telah dibuka namun Nino Kuya tak kunjung segera membayar, Dwi pun keluar dari counternya dan mendekati Nino Kuya.

Hal itu dilakukan supaya Nino Kuya tak kabur membawa ponsel sementara belum dibayar.

"Beneran ini jangan bercanda ya, ayo ke pos satpam," tegas Dwi.

Mengetahui demikian, Nino Kuya pun lantas memanggil kameramen yang mengabadikan momen tersebut untuk segera keluar dari persembunyian.

Nino Kuya mengatakan bahwa Dwi kena prank.

Saat itu Dwi masih belum percaya jika dirinya di-prank.

"Gimana om, om kena prank," ucap Nino Kuya.

"Prank tuh apaan, lo tuh sebenarnya siapa sih," ujar Dwi.

Dwi baru bisa percaya setelah bertemu Uya Kuya.

Akhirny Uya Kuya membayar dua iPhone 11 yang akan dibeli Nino.

Tonton videonya:

Artikel ini telah tayang di Tribunpalu.com dengan judul Trending Satu di YouTube, Video Prank Nino Kuya Beli Iphone 11 Gunakan Pakaian Lusuh Dikira Pengemis
Penulis: Lita Andari Susanti

Sumber: Tribun Palu
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved