Sri Mulyani Beri Tanggapan Soal Penyelundupan Onderdil Harley Davidson di Pesawat Garuda Indonesia

Sri Mulyani Indrawati merespon terkait adanya penyeludupan onderdil motor Harley Davidson yang kini disita oleh petugas Bea dan Cukai.

Sri Mulyani Beri Tanggapan Soal Penyelundupan Onderdil Harley Davidson di Pesawat Garuda Indonesia
Tribunnews/Ria Anastasia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani 

TRIBUNTERNATE.COM - Baru-baru ini maskapai penerbangan Garuda Indonesia menjadi sorotan publik.

Dimana petugas Bea dan Cukai mendapati barang-barang ilegal berupa onderdil motor Harley Davidson saat pesawat Airbus A330-900 yang dipesan oleh maskapai pelat merah tersebut tiba di Indonesia pada pertengahan November 2019 lalu.

Menanggapi hal itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan respon.

Dia mengatakan, banyak kebijakan dari pemerintah untuk mempermudah dunia usaha dalam hal bea cukai.

Namun, masih saja ditemukan adanya penyeludupan meskipun pihak Bea dan Cukai telah meningkatkan kewaspadaannya.

"Sering kami sebagai pemerintah mendengar dari dunia usaha meminta suatu kemudahan. Dan kita memformulasikan policy kemudahan. Begitu kita buat kemudahan, ada saja penumpang gelapnya, menggunakan hal itu untuk berbuat penyeludupan. Dilema seperti ini selalu kita hadapi terus-menerus. Kita sudah melakukan tindakan tegas sekarang," ungkapnya ditemui di Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Atas kasus tersebut, pihaknya berencana bekerja sama dengan Pemerintah Singapura untuk menekan adanya distribusi ilegal. Sekaligus mengevaluasi ekspor dan impor Indonesia yang selalu timpang.

"Jadi teman-teman bea dan cukai sudah meningkatkan kemampuan mereka dan tentu bekerja sama dengan negara-negara lain terutama Singapura," ujarnya.

"Waktu kemarin saya ke sana, Menteri Keuangannya terus dan akan MoU atau kerja sama antara bea cukai Indonesia dengan Singapura sehingga barang yang keluar dari Singapura dan masuk ke kita menjadi lebih konsisten. Ini penting mengevaluasi ekspor dan impor. Sekaligus menekan ruang untuk terjadinya penyeludupan," tuturnya.

Lebih lanjut, mantan direktur pelaksana Bank Dunia ini menjelaskan, walaupun Otoritas Bea dan Cukai telah memudahkan kebijakan sekaligus meningkatkan kewaspadaan, tetap saja terjadi kebobolan. 

Halaman
12
Editor: Sri Handayani1
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved