Breaking News:

Soal Cuitan Akun Twitter @digeeembok, Serikat Pekerja Garuda Indonesia: Tak Terpengaruh Kabar Miring

Tiga serikat pegawai maskapai Garuda Indonesia menggelar konferensi pers menyikapi sejumlah kabar dan pemberitaan skandal penyelundupan motor Harley.

Garuda Indonesia via Kompas.com
Ilustrasi Garuda Indonesia 

TRIBUNTERNATE.COM - Kabar pemberitaan skandal penyelundupan motor Harley Davidson masih menjadi berita hangat yang banyak dibicarakan masyarakat.

Baru-baru ini, Tiga serikat pegawai maskapai Garuda Indonesia menggelar konferensi pers.

Adapun konferensi pers itu dilakukan untuk menyikapi sejumlah kabar dan pemberitaan skandal penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton yang dilaksanakan di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis, (12/12/2019).

Mereka yang terdiri dari Serikat Karyawan Garuda (Sekarga), Asosiasi Pilot Garuda (APG), dan Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (Ikagi) menggelar konferensi pers, karena skandal tersebut merembet kepada berita miring di manajemen garuda.

Ketua Harian Serikat Karyawan Garuda Tomy Tampatty mengatakan pihaknya tidak terpengaruh terhadap berita-berita miring tersebut.

Erick Thohir Disebut Punya Proyek Ratusan Juta di Garuda, Ini Kata Jubir Kementerian BUMN

Tak Banyak Diketahui, Erick Thohir Ternyata Punya Proyek di Garuda Indonesia, Nilainya Ratusan Juta

“Kami tegaskan kembali, kami tidak terpengaruh dengan berita-berita miring seperti itu. Kami konsentrasi dengan bekerja. Karena itu tugas kami dan tanggung jawab kami terhadap keberlangsungan Garuda,” katanya.

Terkait dengan akun media sosial @digeeembook yang mencuitkan dugaan skandal prostitusi dan pencucian uang di pegawai Garuda menurutnya karena ulah seseorang yang bekerja di balik layar.

“Saya kira harus kita akui republik ini penuh dengan akun yang punya gaya bekerja seperti itu. Kami yakin dan percaya masyarakat akan memahami sebenarnya ada apa yang bermain di belakang layar,” katanya.

Pihaknya, menurut Tomy, mengajak semua pihak untuk menjaga kelangsungan perusahaan maskapai Garuda. Cercaan serta fitnah merupakan hal biasa menerpa garuda.

“Cercaan atau fitnah kan sudah biasa juga, tahu tahu seseorang dimatikan karakterya dengan cara seperti ini. Maka dari itu saya mengajak semua pihak mari kita jaga Garuda,” pungkasnya.

Halaman
123
Editor: Sri Handayani1
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved