Breaking News:

Awal Januari, Jokowi Akan Terima 3 Nama Pengganti Ari Askhara, Erick Ungkap Beban Berat Dirut Garuda

Erick Thohir mengatakan bakal mengajukan tiga nama calon Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero).

Garuda Indonesia via Kompas.com
Ilustrasi Garuda Indonesia 

Beberapa BUMN yang telah mengalami perombakan direksi dan komisaris diantaranya adalah PT Pertamina (Persero), PT Inalum (Persero), PT Bank Mandiri (Persero), PT Bank Tabungan Negara (Persero) dan PT ANTAM (Persero).

Adapun esok hari, Erick mengatakan PT PLN (Persero) bakal memiliki Direktur Utama, Komisaris Utama dan Direktur Keuangan Baru. (Kompas.com/Mutia Fauzia)

Beratnya Jadi Dirut di Garuda Dibanding BUMN Lain

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai menjadi direktur utama (Dirut) di Garuda Indonesia lebih berat dibandingkan menjadi bos di perusahaan plat merah lainnya.

Atas dasar itu, dia menilai Dirut Garuda harus mempunyai akhlak dan integritas yang baik dalam memimpin perusahaan tersebut.

“Kalau dia menjadi salah satu pimpinan (Garuda), itu pasti mendapat nafkah (penghasilan) yang baik, lalu juga di puncak kepemimpinannya, suka enggak suka pasti punya kekuasaan. Yang problem, khususnya di Garuda itu juga dikelilingi perempuan cantik-cantik,” ujar Erick di Jakarta, Sabtu (14/12/2019).

Erick menjelaskan, sebagai laki-laki dan seorang pemimpin, godaan terberat dalam hidup adalah soal kekuasaan, uang dan wanita.

Menurut dia, semua hal tersebut ada di Garuda Indonesia. Oleh karena itu, dia menilai menjadi bos di Garuda Indonesia bukan merupakan hal yang mudah.

“Memang, siapapun yang memimpin Garuda ini tidak mudah, jauh lebih berat dari BUMN lain karena tiga hal itu. Perindo (Perum Perikanan Indonesia) banyak hubungannya dengan ikan, pelabuhan cold storage, apa yang dilihat?," kata Erick.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir resmi mencopot lima direksi Garuda Indonesia.

Kelima direksi tersebut yakni, Direktur Utama Ari Askhara, Direktur Operasi Bambang Adi Surya, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal, Direktur Teknik dan Layanan Iwan Joeniarto dan Direktur Human Capital Garuda Indonesia Heri Akhyar.

Halaman
123
Editor: Sri Handayani1
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved