Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Dikawal Simpatisan Hampir 1.000 Orang, Ahmad Dhani Tegaskan Tak Ada Massa Bayaran, 'Biaya Sendiri'

Musisi sekaligus politikus, Ahmad Dhani, menyebut para relawan yang menyambut kebebasannya dari Lapas Cipinang, Jakarta Timur, bukanlah massa bayaran.

TRIBUNNEWS.COM/BAYU INDRA PERMANA
Rombongan Ahmad Dhani bersama Mulan Jameela, Al Ghazali, El Rumi, dan Dul Jaelani saat melakukan konvoi setelah kebebasannya dari LP Cipinang, Senin (30/12/2019). 

TRIBUNTERNATE.COM - Musisi sekaligus politikus, Ahmad Dhani, menyebut para relawan yang menyambut kebebasannya dari Lapas Cipinang, Jakarta Timur, bukanlah massa bayaran.

Katanya, massa tersebut datang dari inisiatif diri sendiri.

"Tadi tuh hampir 1.000 orang itu enggak dibiayai, itu biaya sendiri-sendiri," kata Dhani saat jumpa pers di studio musiknya, kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (30/12/2019).

Ia kemudian mengaitkannya dengan aksi 212.

Untuk diketahui, Ahmad Dhani pernah terlibat dalam aksi 411 dan aksi 212 sebelum tersandung kasus hukum.

"Artinya ini menepis beberapa orang yang selalu mencibir bahwa 212 itu dibiayai," ucap suami Mulan Jameela tersebut.

Pentolan grup band Dewa 19 itu pun mengungkapkan, sebenarnya ada teman sesama narapidana yang menawarkan massa untuk penyambutannya.

Namun, ia menolak dengan alasan massa tersebut dibayar oleh temannya.

"Takutnya itu kan massa bayaran, justru saya tolak, bayaran enggak mau," ungkap Dhani.

Sebagai informasi, bebasnya Ahmad Dhani dari Lapas Cipinang, Jakarta Timur, pagi tadi disambut oleh keluarga dan para relawan.

Mereka pun mengawal Ahmad Dhani dari Cipinang sampai kediamannya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tegaskan Relawannya Bukan Massa Bayaran, Ahmad Dhani: Hampir 1.000 Orang"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved