Kamis, 23 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Ketika Anies Baswedan Heran Peringatan Dini Soal Cuaca Ekstrem Kedubes AS Lebih Viral Dibanding BMKG

Anies Baswedan mengaku, dia mendapat peringatan dini soal cuaca ekstrem, sampai Minggu (12/1/2020) dari Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS).

Editor: Sansul Sardi
KompasTV
Anies Baswedan berikan penghargaan untuk Diskotek Colosseum 

TRIBUNTERNATE.COM - Peringatan dini soal cuaca ekstrem dari Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) rupanya menarik perhatian Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Di mana Anies Baswedan mengaku keheranan dengan kabar itu

Seperti diketahui peringatan dini soal cuaca ekstrem, sampai Minggu (12/1/2020) berasal dari Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) membuat banyak masyarakat heboh.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu menyebutkan, sebetulnya, peringatan dini soal cuaca ekstrem itu juga diperoleh Dubes AS dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Hanya saja, kata dia, informasi yang disampaikan BMKG tidak viral seperti yang diberikan Dubes AS kepada masyarakat.

“Ini menarik nih, BMKG itu mengeluarkan rutin hal yang sama, tapi enggak viral."

"Menurut saya, harus dibantu agar informasi dari BMKG itu menyebar,” kata Anies di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu (8/1/2020).

Anies bercerita, saat rapat koordinasi tingkat menteri di Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa (7/1/2020) lalu.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati sempat menyampaikan mengenai kondisi terkini dan prakiraan cuaca ekstrem yang kemungkinan melanda wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.

Jadi, yang dikeluarkan oleh Kedutaan Amerika itu juga yang sudah dikeluarkan oleh BMKG dan seluruh jajaran kami merespons itu. Kami ada satu jalur komunikasi khusus dari BMKG kepada BPBD, kemudian dari BPBD disebarkan kepada seluruh jajaran,” jelasnya.

Guna mengantisipasi banjir susulan seperti halnya pada Rabu (1/1/2020) lalu, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan berbagai upaya.

Salah satunya pengerahan pompa mobile untuk mendukung pompa stasioner.

Pengerahan pompa mobile ini dikerahkan difokuskan di wilayah pesisir untuk mengantisipasi air pasang atau rob dari laut.

Selain menyiapkan antisipasi hujan, kami juga mengantisipasi peningkatan permukaan air laut yang hari ini, sesungguhnya sudah mengalami peningkatan."

"Pompa mobile kami gerakan ke sekitar pesisir untuk membantu bila ternyata muncul rob sehingga bisa dialirkan kembali,” jelasnya.

Sebelumnya, diberitakan, PT Angkasa Pura II (Persero) menghimbau agar pengguna jasa di Bandara Soekarno Hatta Tangerang untuk mengantisipasi adanya kendala yang bisa terjadi.

Hal itu dikarenakan cuaca ekstrem yang terjadi, pekan ini.

Pengelola bandara tersibuk kedua se-Asia Facific dan 17 di dunia itu mengingatkan terkait kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini.

Di mana penumpang sebaiknya bersiap menghadapi kondisi yang kurang nyaman.

Kondisi seperti saat ini diharapkan agar pengguna jasa dapat mengantisipasi adanya kendala.

"Kami mengimbau kepada para penumpang saat ini cuaca sangat ekstrem, agar bersiap siaga dalam kondisi tertentu," ujar Febri Toga Simatupang, Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jumat (21/9/2018).

Kondisi cuaca saat ini sangat sulit diprediksi.

PT Angkasa Pura II mengimbau kepada pengguna jasa bandara dapat memersiapkan diri lebih awal untuk datang ke bandara agar tidak terburu-buru saat akan melakukan check in.

Sebab, hujan lebat dan cuaca ekstrem bisa mempengaruhi operasional penerbangan.

Sehingga, seluruh operator penerbangan perlu mewaspadai risiko cuaca ekstrem yang terjadi di sejumlah wilayah sejak awal September 2018 ini.

PT Angkasa Pura II berharap para pengguna jasa untuk datang lebih awal atas jadwal penerbangan. Karena hujan lebat yang meningkat dapat menyebabkan kemacetan dalam perjalanan menuju ke bandara.

“Kami juga selalu berkoordinasi dengan pihak Otoritas Bandara. Meskipun, hingga saat ini, delay dan penutupan operasional bandara belum terjadi, sejauh ini cuaca masih dinyatakan layak. Tetapi kami selalu koordinasi,” jelasnya.

Dirinya juga menyatakan, pihaknya terus melakukan pengecekan marka landasan pacu.

Kondisi seperti ini penting untuk kejelasan feasibility selama pergerakan di sisi udara,” tuturnya.

Selain itu, pihak PT Angkasa Pura II juga telah mengoperasikan Terminal Operation Center yang berfungsi untuk memonitor seluruh aktivitas dan kebutuhan di Terminal secara live. (Wartakotalive.com/Fitriyandi Al Fajri)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Anies Baswedan Heran Kok Peringatan Dini Soal Cuaca Ekstrem Kedubes AS Lebih Viral Dibanding BMKG

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved