Breaking News:

Dosen dan Mahasiswi Ini Jadi Tersangka Buat Konten Pura-pura Berkelahi: Bayar Ratusan Ribu ke Pemain

Dalang rekayasa baku hantam di zebra cross, Jalan MH Thamrin merupakan seorang dosen dan mahasiswa.

Editor: Sri Handayani1
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Tersangka rekayasa baku hantam, FG (pakai masker), dihadirkan polisi saat konferensi pers, di Pos Polisi Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2020). 

TRIBUNTERNATE.COM - Seorang dosen dan mahasiswa menjadi dalang rekayasa baku hantam di zebra cross, Jalan MH Thamrin.

FG (25) dan YA (21) adalah orang yang terpelajar. FG seorang dosen sementara YA adalah seorang mahasiswi.

Namun, demi konten media dan panjat sosial (pansos) di media sosial, mereka rela melakukan perbuatan yang meresahkan masyarakat.

Mereka bermufakat membikin konten baku hantam. Perkelahian pura-pura itu dilakukan di zebra cross di Jalan MH Thamrin.

Niatnya ingin populer, keduanya justru kini menjadi tersangka dan terancam sepuluh tahun penjara. Simak ulasannya:

Setelah Viral Pukuli Siswa di Lapangan, Guru SMA di Bekasi Terancam Dicopot, Sejumlah Murid Demo

Bayar 500 Ribu Dolar Singapura, Kivlan Zen Klaim Tugasnya Diabaikan Iwan: Depan Istana Tak Ada Demo

1. Pelaku adalah dosen dan mahasiswi

Dalang rekayasa baku hantam di zebra cross, Jalan MH Thamrin merupakan seorang dosen dan mahasiswa.

FG Adalah Dosen dan YA sebagai Mahasiswanya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto, menyatakan FG merupakan dosen di kampus terkenal di perbatasan Tangerang dan Jakarta.

"Pelaku FG statusnya sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi di Jakarta," kata Heru, saat konferensi pers, di Pos Polisi Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2020).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved