Breaking News:

Jika Jadi Kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru, Apakah Ahok Harus Mundur dari Komut Pertamina?

Nama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok digadang-gadang akan menjadi kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru.

Editor: Sri Handayani1
TribunJatim.com
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok rencananya akan memimpin salah satu BUMN strategis. 

TRIBUNTERNATE.COM - Belakangan ini nama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali menjadi sorotan publik.

Pasalnya, Ahok digadang-gadang akan menjadi kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru.

Saat ini, Ahok masih menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Kementerian BUMN mengaku hingga kini belum ada pembicaraan dari pemerintah mengenai pencalonan Ahok menjadi kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru.

“Belum ada (pembicaraan dari Presiden Jokowi terkait pengangkatan Ahok),” ujar Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga kepada Kompas.com, Kamis (5/3/2020).

Lantas, jika Ahok benar-benar dipilih sebagai kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru, apakah harus mundur dari posisinya di Komut Pertamina?

“Selama aturan enggak ada yang dilanggar, kita masih berjalan biasa saja, sambil melihat kondisi yang ada,” kata Arya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengungkapkan empat calon kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru.

Menurut Jokowi, keputusan akan diambil dalam pekan ini.

Profil 4 Calon CEO Ibu Kota Baru: Ada Nama Ahok hingga Bambang Brodjonegoro

Bandingkan dengan Jokowi dan Ahok, Pakar Tata Kelola Air Sebut Anies Buat Banjir Semakin Rumit

"Untuk Badan Otorita Ibu Kota Negara, ini memang kami akan segera tanda tangani perpres di mana nanti ada CEO-nya. Sampai sekarang belum diputuskan. Akan diputuskan dalam minggu ini," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2020).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved