Virus Corona

Gubernur DIY: Mulai 23 Maret, Pelajar di Jogja Belajar Secara Online di Rumah

Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY) mulai memberlakukan kebijakan belajar dari rumah untuk semua siswa.

Gubernur DIY: Mulai 23 Maret, Pelajar di Jogja Belajar Secara Online di Rumah
TRIBUN JOGJA/ALEXANDER ERMANDO
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. 

TRIBUNTERNATE.COM - Kebijakan belajar dari rumah untuk semua siswa akan mulai dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY).

Di mana kebijakan itu efektif berlaku pada 23 Maret 2020 hingga 31 Maret 2020.

"Anak-anak pelajar kita itu belajar di rumah online dengan program Jogja Belajar," ujar Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X (HB X) di Kompleks Kepatihan, Kamis (19/03/2020).

HB X mengatakan, program itu bisa diakses dengan ponsel atau komputer.

Gubernur DIY Umumkan Pasien Positif Corona di Yogyakarta Tambah Satu, Kini Jadi 2 Orang

Hubungan di Balik Keraton Agung Sejagat dengan Jogja DEC & Sunda Empire Dikuak Korban Totok Santosa

Sebelum masa belajar secara online di rumah selesai, Pemprov DIY akan mengevaluasi program tersebut dan mempertimbangkan kondisi terkini.

HB X mengimbau para orangtua ikut mendukung program siswa belajar secara online di rumah.

Anak-anak diminta belajar secara online di rumah untuk mencegah mereka berkeliaran saat ada imbauan mengurangi interaksi sosial atau social distancing sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona.

"Jadi guru tetap mengajar berada di sekolah tetapi muridnya di rumah. Harapan Saya tetap di rumah belajar, tidak pergi ke tempat lain karena bukan libur," kata HB X.

Kepala Balai Tekkomdik Dinas Dikpora DIY, Edy Wahyudi, mengatakan seluruh kurikulum tidak berubah, hanya disesuaikan dengan metode dari kelas konvensional menjadi kelas maya, salah satunya melalui aplikasi Jogja Belajar Class.

"Untuk guru yang masih muda akan standby di sekolah untuk mengajar. Namun untuk yang memiliki keterbatasan kesehatan akan memantau dari rumah," jelas Edy.

Jokowi Bagikan Ribuan Sertifikat Tanah Gratis di Yogyakarta, Sejumlah Warga Justru Ingin Gadaikan

Ngeri, Atap Sekolah di Gunungkidul Yogyakarta Nyaris Roboh, Hanya Disangga Bambu

Edy menyampaikan nantinya di sekolah harus ada sumber daya manusia yang mumpuni dalam teknologi informasi, agar program ini berjalan.

Nantinya kegiatan belajar mengajar melalui aplikasi media yang didesain untuk belajar dan telah disepakati bersama.

"Kami akan siapkan piranti termasuk antisipasi pemadaman listrik. Platform yang dipakai tidak harus yang dikeluarkan Kemendikbud, tergantung gurunya mau memilih yang mana," sebut Edy. (Kompas.com/Wijaya Kusuma)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mulai 23 Maret, Pelajar di DIY Belajar Secara Online di Rumah"

Editor: Sri Handayani1
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved