Otomotif
Viral Mobil Morris Mini Hasil Modifikasi dari Toyota Agya hingga Bertransformasi Jadi Shelby Cobra
Pemilik Toyota Agya Type G 1.0 lansiran 2013 ini membangun mobilnya tersebut menjadi Mini Morris.
TRIBUNTERNATE.COM - Memiliki mobil lawas memang menjadi daya tarik sendiri bagi pecinta mobil klasik.
Rupanya hal unik terjadi dengan pemilik mobil Toyota Agya ini.
Sebab di saat kondisi mobil sudah mengenaskan, sebagian orang memilih untuk memodifikasi dibandingkan merestorasinya.
Namun pemilik Toyota Agya Type G 1.0 lansiran 2013 ini malah membangun mobilnya tersebut menjadi Mini Morris.
Pengerjaannya sendiri dipercayakan ke Cornerstone Bodyworks yang berlokasi di Kedoya, Jakarta Barat.
"Awalnya, pemilik mobil mempunyai Agya yang kondisinya sudah memprihatinkan.
Lalu, dia berkunjung ke bengkel kami dan melihat kami banyak mengerjakan mobil Mini klasik," ujar Budiman, Kepala Bengkel Cornerstone Bodyworks, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.
• Awal Ramadan, Diskon Motor Skutik dan Naked Bike Tembus Jutaan Rupiah, Ini Rinciannya
• UPDATE Daftar Harga Sepeda Motor Honda Terbaru Bulan April 2020: Ada Honda BeAT hingga ADV 150

Budiman menambahkan, pemilik mobil menantang Cornerstone Bodyworks untuk mengubah Agya ke Mini.
Semuanya pakai punya Agya, mulai dari mesin, sasis, transmisi, hingga tampilan dasbor.

"Termasuk bagian interiornya juga disesuaikan dengan bodi Mini yang digunakan," kata Budiman.
Menurut dia, proses tersulit dari mengubah Agya menjadi Mini adalah pada saat mencocokkan sasis ke bodi.
Penyesuaian lebih banyak dilakukan pada bagian sasisnya.

Jadi, nomor mesin dan nomor rangkanya tetap menggunakan milik Agya.
Posisinya pun tidak diubah.

Bengkel modifikasi yang biasa melakukan custom, restorasi, cat, dan body repair, ini mengerjakan proyek tersebut selama lebih kurang delapan bulan.
Mobil ini juga mendapat julukan "Toymin" yang merupakan gabungan dari dua kata, yaitu Toyota dan Mini. (Kompas.com/Donny Dwisatryo Priyantoro)
Morris Mini Bertransformasi Jadi Shelby Cobra
Meskipun memiliki bodi yang mungil, namun tampilan Morris yang satu ini mengisyaratkan sebuah mobil kencang.
Sebab, tampilannya persis sekali seperti Ford Shelby Cobra yang legendaris.
Memiliki julukan Mini Speedster, mobil ini ikut meramaikan gelaran Kustomfest 2019 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, pekan lalu.
Digarap oleh Bangbang Sudrajat dari Team Paradigm, Mini keluaran 1951 ini tampil cukup elegan.
"Konsepnya dari kita, awalnya kita tawarkan ke pemiliknya, mau direstorasi lagi atau dibangun model lain.
Tapi karena kondisinya sudah hancur, saya tawarkan untuk dibangun model speedster," ujar pria yang akrab disapa Gobang tersebut, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.
• Imbas Corona, Mobil SUV: CR-V Diskon Rp 78 Juta, Pajero Sport Tembus Rp 180 Jutaan di Bursa Lelang
• Bisa Didapat dengan Cara Lelang! Ini Daftar Harga Mobil Bekas Rp 50 Jutaan

Gobang menambahkan, saat pertama kali mobilnya datang, kondisinya sangat rusak, mulai dari lantainya dan atapnya hancur, hingga bodi belakang.
"Banyak orang yang mengira ini mobil Mini yang kondisinya masih baik, terus dipotong-potong dibikin speedster.
Padahal, aslinya tidak begitu, sebenarnya kondisi mobil dari keadaan hancur," kata Gobang.

Jika diperhatikan, ubahan yang dilakukan cukup banyak.
Selain mengubah wujud sedan menjadi speedster atau roadster, bodinya juga dilengkapi dengan widebody atau over fender dari Minispares.
Bagian pintunya dibuat menjadi model shaved doors atau tanpa handle.
Selain itu, pintu ini juga disebut dengan suicide doors.
Sebab, ketika pintunya terbuka, engsel ada di bagian belakang.

"Bagian pintu juga bikin ulang. Itu ada alasannya kenapa dibikin cuma setengah, enggak sampai bawah. Soalnya, biar enggak keliatan flex, tetap terlihat kekar," ujar Gobang.
Urusan kaki-kaki, Mini Speedster ini menggunakan Hi Lo suspension kit dari MMinispares dan juga camber kit di bagian depan dan belakang.
Peleknya menggunakan Toms 13x7 inci, dibalut dengan karet bundar dari Yokohama berukuran 175 /5D/R13.
Di bagian penerangan, lampu depan sudah modern.
Team Paradigm menyematkan lampu daymaker berukuran 7 inci. Knalpotnya mengandalkan RC 40.
Bagian belakang pengemudi dipasang rollbar, layaknya mobil speedster pada umumnya.
Maka itu, mobil ini banyak dikira mengikuti Shelby Cobra.

"Padahal, kalau mau dibilang mengikuti, mobil ini sebenarnya lebih mirip dengan Porsche 356 Speedster.
Rollbar itu dipasang untuk pelindung saja, seandainya mobilnya terbalik, ada penahannya," kata Gobang.
Interiornya juga telah diubah, khususnya di bagian joknya.
Jok model bomber ini digarap oleh Yumos VW.
Kabarnya, bagian tangki bensin juga sudah diganti menjadi aluminium.
Ubahan tersebut tentu sukses memangkas bobot mobil.

Di sektor mesin, Gobang hanya melakukan rebuild saja dan dibiarkan standar.
Menurutnya, mesin berkapasitas 998 cc tersebut sudah cukup bertenaga, mengingat banyak bobot mobil yang terbuang.
"Mobilnya sudah jauh lebih ringan, 160 kpj saja tembus.
Sudah pernah dicoba kok di tol. Lawan Avanza juga berani," ujar Gobang.
Lama pembuatannya diklaim mencapai satu tahun.
Sebab, 75 persen bodinya dibuat dari awal.
Dengan segala modifikasi yang dilakukan, tak heran jika Mini Speedster ini dinobatkan sebagai Best Hot Rod & Kustom Car Show kategori Retro Car oleh para juri di Kustomfest 2019. (Kompas.com/Donny Dwisatryo Priyantoro)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Foto Toyota Agya Modifikasi Berubah Jadi Morris Mini" dan "Morris Mini Bertransformasi Jadi Shelby Cobra"