Ingat! Telur Ayam Infertil Dilarang Dijual di Pasar, Begini Cara Membedakannya dengan Telur Ayam Ras

Pemerintah lewat Kementerian Pertanian (Kementan) melarang peredaran telur ayam infertil.

KOMPAS.com/DEAN PAHREVI
Ilustrasi salah seorang pedagang telur 

Penjelasan pemerintah

Sementara itu, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, I Ketut Diarmita menjelaskan, telur HE hanya boleh ditetaskan untuk menjadi day old chicken (DOC) atau anak ayam.

Telur HE tak boleh dijual di pasar.

"Terkait telur HE mungkin saja oleh integrator breeding niatnya telor HE di musnahkan atau dibagikan ke orang atau masyarakat miskin sebagai CSR," kata Ketut kepada Kompas.com, Selasa (5/5/2020).

"Terkait pengawasan, kami sebenarnya fokus mengawasi telur yang dikonsumsi dan dihasilkan oleh peternak layer. Karena telur HE itu output-nya kan DOC," imbuh dia.

Beredarnya telur infertil di pasaran bisa jadi karena ulah oknum perusahaan breeding.

Pihaknya, tak segan untuk menindak perusahaan yang melanggar aturan peredaran telur HE.

"Tapi oleh oknum tertentu mungkin saja diperjual belikan, ini kan membutuhkan pembuktian.

Kami pasti menurunkan PPNS jika ada laporan tertulis dari masyarakat, atau pihak yang merasa dirugikan, kejadiannya di mana, bukti buktinya apa dan seterusnya.

Selanjutnya PPNS akan koordinasi dengan Korwas (Koordinator Pengawas) di mana kejadian itu terjadi," tegas Ketut. (Kompas.com/Muhammad Idris)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dilarang Dijual di Pasar, Apa Itu Telur Ayam Infertil?"

Editor: Sri Handayani1
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved