Ingat, Malam Nanti Puncak Supermoon Terakhir Tahun Ini! LAPAN Sarankan Nonton Terbaik di Jam Segini

Fenomena tersebut adalah supermoon, yang di belahan Bumi lain disebut Flower Moon karena menandakan datangnya musim semi.

AP PHOTO / Ronald Zak
Supermoon terlihat di Austria, 10 Agustus 2014. Supermoon disebut para ilmuwan sebagai bulan perigee, terjadi saat bulan berada di dekat cakrawala dan tampak lebih besar dan lebih terang dari bulan purnama lainnya. 

TRIBUNTERNATE.COM – Fenomena langit terlihat indah akan kembali terjadi.

Di mana ada fenomena Supermoon tengah berlangsung, dan dapat dilihat dari berbagai belahan dunia termasuk Indonesia.

Seperti diketahui, fenomena supermoon, yang di belahan Bumi lain disebut Flower Moon karena menandakan datangnya musim semi.

“Bulan Purnama akan terjadi pada saat yang cukup berdekatan waktunya dengan saat Bulan berada di titik terdekatnya dengan Bumi (perigee), atau kadang disebut sebagai fenomena supermoon,” tutur Peneliti Sains Antariksa LAPAN Bandung, Dr Johan Muhammad kepada Kompas.com, Rabu (6/5/2020).

Supermoon kali ini akan menjadi yang terakhir di tahun 2020. Johan mengatakan, fenomena serupa baru akan terjadi lagi pada Maret 2021.

Terlebih lagi, supermoon kali ini memiliki keistimewaan.

“Pada bulan ini, fase puncak purnama akan terjadi berdekatan waktunya dengan waktu tenggelamnya Matahari di kebanyakan wilayah di Indonesia,” tutur Johan.

Waktu melihat supermoon

Johan mengatakan waktu untuk melihat supermoon dapat diketahui menggunakan pedoman waktu terjadinya bulan purnama.

“Waktu puncak purnama sejatinya akan terjadi tanggal 7 mei, tapi Bulan akan berada di perigee pada tanggal 6 Mei,” tutur ia.

Halaman
123
Editor: Sri Handayani1
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved