Breaking News:

Viral

Viral Video Pemuda Balapan Liar di Pagi Hari saat Jam Kerja dan Tutup Jalanan Bikin Geram Warganet

Sebuah video balapan liar terjadi di siang bolong dengan menghentikan kendaraan yang ingin melintas.

Editor: Sri Handayani1
Istimewa
Balapan liar 

TRIBUNTERNATE.COM - Sebuah video viral mengenai balap liar dikecam banyak warganet.

Sebab dalam video itu tampak beberapa pemuda melakukan balap liar di siang bolong.

Sontak video tersebut langsung menjadi viral di media sosial.

Balapan liayang dilakukan pagi hari itu bahkan membuat macet kendaraan lain yang ingin melintas.

Kejadian itu terjadi di salah satu ruas jalan di Serpong, Tangerang Selatan.

Diposting oleh akun Instagram @abouttng dan menjadi perbincangan warganet yang geram dengan kejadian tersebut.

 

Viral Video Remaja di Bali Lehernya Diliit Ular Piton yang Akan Dipeliharanya hingga Pingsan

Viral Suara Dentuman Misterius Terdengar di Langit Bandung, Warganet Akui Dengar 4 hingga 6 Kali

Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Bayu Marfiando, mengatakan, balapan liar tersebut terjadi pada pagi hari sekitar pukul 07.00-08.00 WIB di jalan Raya Serpong, Pakulonan, Serpong Utara, Tangerang Selatan.

"Hari ini kita antisipasi supaya tidak terjadi lagi.

Kita sudah patroli sejak pagi.

Kejadian itu pagi dari jam tujuh sampai jam delapan.

Cuma kalau untuk yang lain mungkin itu ranahnya reskrim," kata Bayu kepada Kompas.com, Kamis (21/5/2020).

Saling Senggol Balapan Liar di Polewali Ricuh
Saling Senggol Balapan Liar di Polewali Ricuh (KOMPAS.com)

Video balapan liar yang meresahkan itu banyak dikritik oleh warganet.

Sebagian besar mempertanyakan motif para pemuda trek-trekan liar di jalan raya di pagi hari saat banyak kendaraan.

chindyani_: NORAK NORAK NORAK
tp.1096: Mereka sengaja, untuk popularitas konten

Ada juga yang menyindir bahwa jika ingin balapan sebaiknya di sirkuit.

Sebab selama ini ada anggapan anak motor, selalu bicara "hobi kami mahal" yang mana mengeluarkan uang tidak sedikit.

ro.p.ryanto: Buseettt udah kek negara punya dia aja, bayar pajek kaga, katanya hobi mahal nyewa sirkuit atuh... (Kompas.com/Gilang Satria)

Jalanan Sepi karena Corona Malah Dijadikan Trek Kebut-kebutan

Imbas dari virus corona atau covid-19 yang semakin marak di Indonesia, membuat pemerintah menentukan kebijakan Work From Home (WFH) dan social distancing, sampai waktu yang belum ditentukan, guna memutus penyebaran virus tersebut.

Bahkan beberapa kota di Indonesia sudah melakukan lockdown hingga membuat jalanan menjadi sepi.

Sayangnya, kondisi ini malah dimanfaatkan bagi sebagian orang untuk melakukan ajang kebut-kebutan atau melanggar rambu lalu lintas.

Training Director Safety Defensive Consultant, Sony Susmana, mengatakan, hal ini perlu dipahami oleh masyarakat terutama para kaum remaja.

“Banyak yang berpikiran saat jalan sepi adalah saat yang paling aman, anggapan ini salah besar.

Saat jalanan sepi justru kewaspadaan pengendara berkurang, banyak yang ngebut, berkendara ugal-ugalan, sehingga potensi kecelakaan fatal lebih tinggi, hingga dapat melibatkan masyarakat yang tidak bersalah,” ujar Sony saat dihubungi Kompas.com, Senin (30/03/2020).

Bandingkan Banjir dan Formula E, DPRD Justin: Ogah-ogahan Tangani Banjir tapi Balapan Begitu Cepat

Viral Foto Perawat di Rusia Kenakan Bikini di Balik Baju APD Transparan, Ini Kata Otoritas Setempat

Lampu lalu lintas (traffic light di persimpangan Pangkalan Jati, Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, tidak berfunsi, Jumat (27/9/2019).
Lampu lalu lintas (traffic light di persimpangan Pangkalan Jati, Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, tidak berfunsi, Jumat (27/9/2019). (KOMPAS.COM/DEAN PAHREVI)

Menurut Sony, jalan raya merupakan fasilitas bersama yang digunakan oleh masyarakat pada umumnya untuk beberapa kepentingan berbeda dengan sirkuit.

“Ada faktor keselamatan yang secara umum sudah diatur oleh pemerintah di jalan raya, dan seluruh masyarakat harus menaati peraturan tersebut.

Misalnya kecepatan kendaraan, rambu-rambu dan marka jalan, sehingga ketika aturan tersebut ditaati dengan baik maka tidak akan terjadi kecelakaan,” kata Sony.

Berbeda dengan sirkuit, yang memang sudah diperuntukan untuk mereka yang ingin memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

“Kalau mau kebut-kebutan, sebaiknya lakukan pada tempat yang sudah disediakan.

Di sirkuit lebih aman, karena hanya satu arah, tidak ada persimpangan, tidak ada yang lalu lalang. Tidak seperti jalan raya,” ujar Sony.

Pekan WFH merupakan usaha pemerintah untuk memutus rantai penyebaran covid-19, bukan sebagai ajang show off di jalan raya atau dijadikan kesempatan untuk melanggar aturan lalu lintas.

“Maka dari itu masyarakat harus menggunakan fasilitas jalan raya secara bijak, dan yang terpenting utamakan keselamatan,” ujar Sony. (Kompas.com/Aprida Mega Nanda)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Video Balapan Liar Pagi Hari di Jam Kerja Sampai Tutup Jalanan" dan "Jalanan Sepi karena Corona, Jangan Malah Dijadikan Trek Kebut-kebutan"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved