4 Fakta 109 Tenaga Medis di RSUD Ogan Ilir Dipecat: dari Aksi Mogok Kerja hingga DPRD Turun Tangan

Aksi mogok kerja yang yang dilakukan para tenaga medis di RSUD Ogan Ilir, Sumatera Selatan berakhir pada pemecatan.

EPA-EFE/STR
Ilustrasi - Tim medis 

TRIBUNTERNATE.COM - Deretan fakta-fakta menganai pemecatan 109 tenaga medis di RSUD Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Berawal dari aksi mogok kerja yang yang dilakukan para tenaga medis di RSUD Ogan Ilir, Sumatera Selatan beberapa waktu lalu dan berakhir pada pemecatan.

Pasalnya, bupati dan manajemen RSUD Ogan Ilir berdalih tuntutan yang disampaikan para tenaga medis yang melakukan aksi protes tersebut dianggap mengada-ada.

Meski ada ratusan tenaga medis yang dilakukan pemecatan, mereka menilai tak mempengaruhi layanan yang diberikan.

Sebagai penggantinya akan dilakukan perekrutan tenaga medis baru.

Keluhan tenaga medis

Rumah Sakit Umum Daerah Ogan Ilir Sumatera Selatan
Rumah Sakit Umum Daerah Ogan Ilir Sumatera Selatan (HANDOUT)

Sebelumnya, sebanyak 60 tenaga medis di RSUD Ogan Ilir yang berstatus honorer melakukan protes dengan menggelar aksi mogok kerja.

109 Tenaga Medis di RSUD Ogan Ilir Dipecat, Begini Penjelasan Jubir Covid-19 Sumatera Selatan

53 Tenaga Medis RSUP Sardjito Yogyakarta Diisolasi Gegara Keluarga Pasien Positif Corona Tak Jujur

Beberapa alasan yang mereka sampaikan, di antaranya terkait ketersediaan alat pelindung diri (APD) minim, ketidakjelasan insentif dari Pemkab, tidak ada rumah singgah bagi tenaga medis yang menangani pasien corona, dan gaji hanya sebesar Rp 750.000 per bulan.

“Tenaga paramedis tidak mau melaksanakan perintah pihak rumah sakit karena tidak ada surat tugas, selain itu tidak ada kejelasan soal insentif bagi mereka.

Mereka hanya menerima honor bulanan sebesar Rp 750 ribu, sementara mereka diminta juga menangani warga yang positif Covid-19,” terang sumber Kompas.com yang tidak ingin disebut namanya.

Halaman
1234
Editor: Sri Handayani1
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved