Dapat Bansos, 6 Ibu-Ibu Malah Belanja Baju Lebaran, Bima Arya Kecewa: Akan Kita Cabut Bantuannya

Bima mengungkapkan, kondisi itu ia temukan ketika melakukan sidak di kawasan Pasar Anyar, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

KOMPAS.com/FIRDA ZAIMMATUL MUFARIKHA
Wali Kota Bogor Bima Arya usai menemui Menko Polhukam Mahfud Md di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2020). 

TRIBUNTERNATEC.COM - Pemerintah memberikan dana bantuan sosial (bansos) kepada warga yang terdampak virus corona atau Covid-19. 

Bansos tersebut diberikan guna memenuhi kebutuhan selama pandemi ini belum berakhir. 

Namun, siapa sangka sejumlah warga justru mempergunakan bansos tersebut untuk membeli baju lebaran. 

Peristiwa tersebut diungkap oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Bima mengungkapkan, kondisi itu ia temukan ketika melakukan sidak di kawasan Pasar Anyar, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Dari hasil penelusurannya itu, Bima mengambil sampel sejumlah pengunjung pasar dengan melakukan pencocokan terhadap Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan aplikasi database Sistem Kolaborasi dan Solidaritas untuk Rakyat (Salur) milik Pemkot Bogor.

Hasilnya, enam dari 10 orang pengunjung Pasar Anyar terdata sebagai penerima dana bansos.

Tak Dapat Bansos, Ibu & 4 Anak di Cianjur Ini Nekat Jalan Kaki 10 Km Ambil Beras dari Rumah Dermawan

Ia pun mencurigai bahwa uang tunai bansos tersebut dipergunakan untuk berbelanja baju lebaran.

"Jadi kita masukkan NIK-nya waktu di pasar. Kira-kira enam dari 10 ibu-ibu terdaftar penerima bantuan," ungkap Bima, Jumat (22/5/2020).

Kondisi itu membuatnya kecewa. Bima mengaku tidak habis pikir, masih ada warga yang mementingkan belanja baju Lebaran di tengah situasi serba sulit sekarang ini.

Halaman
12
Editor: Rohmana Kurniandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved