Breaking News:

Pesan Terakhir Hana Kimura, Pegulat Berdarah Indonesia yang Diduga Bunuh Diri karena Bullying

Pegulat pofesional Jepang berdarah Indonesia Hana Kimura meninggal pada Sabtu (23/5/2020).

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Hana Kimura, pegulat profesional Jepang yang meninggal 23 Mei 2020 dalam usia 22 tahun. 

"Ini sama pentingnya dengan hidupku," kata Kimura tentang kostum mahal yang dia pegang.

Serangan balik didapat Kimura setelah mengucap hal tersebut.

Kritikkan dan kemarahan terus mengalir untuk Kimura.

Hana Kimura, pegulat profesional Jepang yang meninggal 23 Mei 2020 dalam usia 22 tahun.
Hana Kimura, pegulat profesional Jepang yang meninggal 23 Mei 2020 dalam usia 22 tahun. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Hana Kimura juga sempat memberikan like pada tweet para warganet yang mem-bully dirinya.

Kasus yang terjadi pada Hana Kimura ditanggapi rekan-rekan seprofessinya seperti Tessa Blanchard, Dakota kai Karen Lenon, hingga Adam Pacitti, direktur berita gulat Cultahoic Wrestling.

Tessa mengungkapkan perasannya melalui sebuah postingan Twitter.

Menurut Tessa, Hana Kimura adalah gadis yang luar biasa dengan jiwa yang besar, serta memiiki etos kerja yang bagus.

"Saya benar-benar sedih melihat betapa kejamya orang di media sosial," kata peraih gelar Impact World Champion ini, dikutip dari BBC.

"Merupakan kehormatan yang luar biasa untuk mengenal Hana Kimura. Dia adalah gadis yag luar biasa dengan jiwa yang paling baik hati dan hasrat besar serta etos kerja yang baik."

"Saya berharap kejadian ini sebagai pengingat bahwa interaksi di media sosial dapat memiliki efek serius pada kesehatan menta siapa pun, tidak peduli siapa mereka," pungkasnya.

Halaman
1234
Editor: Sri Handayani1
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved