Fakta-fakta Ruslan Buton, Eks TNI AD yang Tuntut Jokowi Mundur hingga Terlibat Kasus Pembunuhan

Ruslan Buton, seorang pecatan TNI Angkatan Darat mendadak menjadi sorotan publik.

Kolase TribunPalu.com - Tribun Timur/Youtube x Instagram @jokowi
Ruslan Buton minta Jokowi mundur di tengah pandemi corona. 

TRIBUNTERNATE.COM - Ruslan Buton, seorang pecatan TNI Angkatan Darat mendadak menjadi sorotan publik. 

Hal itu lantaran surat terbukanya yang menuntut Presiden Joko Widodo mundur di tengah pandemi corona atau Covid-19. 

Imbasnya, Ruslan Buton ditangkap aparat kepolisian pada Kamis (28/5/2020). 

Dilansir dari Tribunnews, Ruslan ditangkap di Jalan Poros, Pasar Wajo Wasuba Dusun Lacupea, Desa Wabula 1, Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

Mantan Komandan Kompi sekaligus Komandan Pos Satgas SSK III Yonif RK 732/Banau tersebut pernah terlibat dalam kasus pembunuhan seorang warga sipil bernama La Gode pada 27 Oktober 2017.

Saat itu, Pengadilan Militer Ambon memutuskan hukuman penjara 1 tahun 10 bulan. Ia kemudian dipecat dari anggota TNI AD pada 6 Juni 2018.

Mantan Anggota TNI AD Ruslan Buton Terancam Pasal Berlapis setelah Minta Jokowi Mundur

Profil Ruslan Buton, Mantan Anggota TNI AD yang Viral Minta Jokowi Mundur, Ini Pangkat Terakhirnya

Berikut ini fakta di balik sosok Ruslan:

1. Anggap pemerintah gagal hadapi corona

Saat ditangkap, Ruslan mengakui telah merekam dan menyebarkannya ke grup WhatsApp "Serdadu Ekstrimatra".

Dalam videonya tersebut, Ruslan mengkritik pemerintah yang dianggap gagal menghadapi wabah corona.

Dirinya bahkan menyebut akan ada gelombang revolusi yang mengancam pemerintahan Presiden Joko Widodo. 

"Namun, bila tidak mundur, bukan menjadi sebuah keniscayaan akan terjadinya gelombang gerakan revolusi rakyat dari seluruh elemen masyarakat," tutur Ruslan di video itu.

2. Rekaman diamankan 

Sementara itu, menurut Kabid Humas Polda Sultra AKBP Ferry Walintukan ‎dalam penangkapan itu, tim menyita sebuah telepon seluler (ponsel) beserta SIM card dan satu kartu tanda penduduk (KTP) milik Ruslan Buton.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved