Simak Aturan Berkendara Saat New Normal untuk Motor, Mobil hingga Kendaraan Umum

BPTJ tengah menyiapkan aturan baru bagi para pengendara dan pengguna kendaraan umum saat new normal.

WARTA KOTA/NUR ICHSAN
ATURAN ANGKUTAN UMUM - Deretan Bus TransJakarta antri untuk keluar masuk Halte Sentral Harmoni, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2020). Dalam aturan PSBB yang dikeluarkan pemerintah, pembatasan angkutan umum pada Bus TransJakarta dengan kapasitas angkut 120 orang, tapi yang boleh diangkut hanya 60 rang, sedangkan yang berkapasitas 60 orang, yang boleh diangkut hanya 30 orang. 

TRIBUNTERNATE.COM - Sistem transportasi wajib menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat untuk mengurangi penyebaran Covid-19 dalam menghadapi tatanan kehidupan baru atau yang sering disebut new normal.

Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) tengah menyiapkan aturan baru bagi para pengendara dan pengguna kendaraan umum saat new normal.

Menurut Edi Nursalam, Direktur Prasarana BPTJ, aturan berkendara saat new normal masih bisa mengacu pada ketentuan PSBB dalam Permenhub Nomor 18 Tahun 2020.

Kemenag Rilis Aturan Baru Akad Nikah saat New Normal, Maksimal Dihadiri 30 Orang

Ganjar Cek Kesiapan New Normal di Sekolah, Yunarto: Gak Ada Alasan Terburu-buru, kecuali Ekonomi

z
Petugas gabungan memeriksa suhu tubuh pengendara di check point 1 Segar Alam Ciloto, Cianjur, Jawa Barat yang hendak masuk ke wilayah Cianjur.(KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN)

“Untuk aturan transportasi new normal sebenarnya sudah ada pada Permenkes Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar. Tapi untuk lebih spesifiknya nanti akan dibuat juga (peraturan baru)” ucap Edi, dalam diskusi virtual (27/5/2020).

Bagi pengguna motor misalnya, satu motor hanya diperbolehkan untuk satu orang. Jika harus berboncengan dengan orang lain, ojek online contohnya, penumpang wajib menggunakan helm, jaket, dan sarung tangan pribadi.

Sementara pengguna mobil, penumpang harus dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas maksimalnya.

x
Penumpang bus DAMRI yang sedang antre.(dok. DAMRI)

Untuk mobil tujuh penumpang, boleh diisi empat orang. Sementara mobil empat penumpang, hanya diisi dua orang.

Para penumpang di dalam mobil juga harus dipastikan tidak melakukan perjalanan dalam keadaan kurang fit atau sedang sakit.

Mobil juga wajib mendapat disinfektan sebelum atau sesudah berkendara, serta penumpangnya wajib menggunakan masker selama berkendara.

x
Sebanyak 4.599 kendaraan menuju Jakarta dialihkan ke Gerbang Tol (GT) Karawang Barat di check point KM 47B Karawang Barat Jalan Tol Jakarta - Cikampek. (Dok. Jasa Marga)

Tak hanya bagi kendaraan pribadi, Permenhub Nomor 18 Tahun 2020 juga mengatur penggunaan transportasi umum.

Kendaraan seperti bus hanya diperbolehkan mengangkut sebanyak 50 persen dari kapasitas yang ada. Pembatasan duduk pun diberlakukan untuk menerapkan physical distancing saat berkendara.

Penumpang yang berdiri juga akan dibatasi agar bus tidak terlalu padat. Dan akan disediakan hand sanitizer atau tempat cuci tangan di sekitar area halte.

(Kompas.com/Dio Dananjaya)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Simak Aturan Berkendara untuk Motor, Mobil, dan Bus Saat New Normal"

Editor: Rohmana Kurniandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved