Breaking News:

Pangeran Belgia Kena Denda Rp 166 Juta karena Berpesta hingga Tertular Covid-19

Pangeran Belgia dilaporkan terinfeksi Covid-19 pada akhir Mei 2020 lalu setelah melanggar lockdown untuk berpesta di Spanyol.

Sky news
Pangeran Joachim, putra termuda Putri Astrid meminta maaf setelah berpesta di Spanyol di tengah pandemi virus corona. 

TRIBUNTERNATE.COM - Pangeran Belgia dilaporkan terinfeksi Covid-19 pada akhir Mei 2020 lalu setelah melanggar lockdown untuk berpesta di Spanyol.

Akibatnya, ia dilaporkan harus membayar denda hingga Rp 166 juta. 

Pangeran Joachim, yang merupakan keponakan Raja Philippe, awalnya terbang ke Negeri "Matador" untuk menjalani program magang pada 24 Mei.

Namun, dia mengabaikan lockdown dan instruksi untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari, dan malah ikut berpesta, ujar otoritas Andalusia.

Pangeran Belgia Terpapar Corona setelah Berpesta di Tengah Aturan Lockdown: Saya Sangat Menyesal

Pangeran Belgia berusia 28 tahun itu datang ke pesta dua hari setelah dia datang, yang berakibat dia positif tertular virus corona.

Joachim, yang berada dalam urutan kesepuluh ahli waris takhta Kerajaan Belgia, mengaku sudah melanggar aturan karantina di Spanyol.

Karena itu sebagaimana diberitakan New York Post Rabu (10/6/2020), dia didenda 11.800 dollar AS, sekitar Rp 166 juta, oleh pemerintah lokal.

Sang bangsawan mendapat denda maksimum karena sudah melakukan pelanggaran serius.

Jika dibayar dalam kurun 15 hari, dendanya akan dikurangi 50 persen.

Arab Saudi Kembali Lockdown Jeddah Selama 15 Hari Gegara Kasus Baru Covid-19 Meningkat

Wabah Covid-19, Donald Trump Hentikan Imigran ke AS, Prioritaskan Pekerjaan untuk Orang Amerika

Presiden Andalusia Juanma Moreno mengatakan, tindakan berkumpul hingga 50 orang di tengah wabah Covid-19 tidak dibenarkan.

"Karena jika sampai ada satu orang yang terinfeksi, maka mereka akan menularkannya kepada yang lain," jelas Moreno kepada media setempat.

Sang pangeran kemudian merilis permintaan maaf karena pada pekan lalu sejak kabarnya menyeruak, di mana saat ini dia tengah dikarantina.

"Saya ingin meminta maaf karena sudah tidak menghormati aturan karantina. Dalam masa sulit ini, saya tak ingin menyinggung siapa pun," kata dia.

Spanyol merupakan salah satu negara yang paling parah terdampak virus corona, di mana mereka melaporkan 242.000 kasus dan 27.000 korban meninggal.

(Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tertular Virus Corona Saat Berpesta, Pangeran Belgia Didenda Rp 166 Juta"

Editor: Rohmana Kurniandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved