Breaking News:

Virus Corona

Jumlah Kasus Covid-19 di Jawa Timur Lampaui DKI Jakarta, Ini Tanggapan Gubernur Khofifah

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyatakan, adanya penambahan kasus Covid-19 di Jawa Timur karena beberapa sebab.

Editor: Rohmana Kurniandari
Agus Suparto/Fotografer Kepresidenan
Presiden Joko Widodo disambut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke Surabaya pada Kamis (25/6/2020). Ini adalah pertama kalinya Jokowi melakukan kunjungan kerja di masa new normal atau tatanan baru pandemi virus corona Covid-19. 

“Testing kita massif sekali. Rapid test Jatim sudah tembus 465.149. Swab test yang kita lakukan dengan metode PCR juga sudah tinggi sekali yaitu sudah dari 53.503, minggu ini bahkan sudah mencapai sekitar 14.000. Maka semakin banyak testing yang dilakukan tentu makin banyak muncul kasus pertambahan baru,” tegas Khofifah Indar Parawansa pada TribunJatim.com, Jumat (26/6/2020) malam.

Meski begitu, yang juga harus perlu dilihat, dikatakan Khofifah Indar Parawansa adalah tingkat kesembuhan Jawa Timur.

Saat ini angka kesembuhan di Jawa Timur sudah mencapai 33,24 persen.

Para pasien Covid-19 yang sembuh akan meninggalkan tempat karantina IAIN Tulungagung, Jumat (26/6/2020).
Para pasien Covid-19 yang sembuh akan meninggalkan tempat karantina IAIN Tulungagung, Jumat (26/6/2020). (ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM)

Angka kesembuhan pasien Covid-19 di Jawa Timur ini terus naik, dan update hari ini merupakan tingkat recovery rate tertinggi selama pandemi Covid-19 di Jawa Timur.

“Angka kesembuhan Jatim juga terus naik. Per hari ini recovery rate Jatim ada di angka 33,24 persen. Total angka kasus sembuh Jatim ada sebanyak 3.619. Secara persentatif kesembuhan Jatim ini tertinggi kita selama pandemi,” ucap Khofifah Indar Parawansa.

Jokowi Beri Waktu 2 Minggu, Khofifah Siap Kerahkan Seluruh Daya Upaya untuk Turunkan Kasus Corona

Lebih lanjut dalam paparannya di rakor penanganan Covid-19 bersama Mendagri Tito Karnavian dan Menkopolhukam Mahfud MD, Khofifah Indar Parawansa memaparkan, sampai saat ini kasus terbanyak di Jawa Timur ada di Surabaya Raya.

Sebaran kasus Covid-19 ada sebanyak 66,9 persen di kawasan Surabaya Raya (Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik). Dan sebanyak 48,9 persen sebaran dari Kota Surabaya.

Per hari ini, attack rate di Kota Surabaya saat ini adalah 191 orang per 100.000 penduduk.

Sedangkan attack rate Jawa Timur ada sebanyak 26,3. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan attack rate secara nasional sebanyak 18,6.

Terkait adanya arahan Presiden RI Joko Widodo yang meminta agar kasus positif Covid-19 Jawa Timur bisa turun dalam waktu dua minggu, Khofifah Indar Parawansa mengaku sudah menyusun plan of action.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved