Dikira Razia Imigrasi, Puluhan WNA Nigeria Nekat Keroyok Polisi, Ini Kronologinya

Lima personel subdit siber Polda Metro Jaya dikeroyok sekelompok WNA asal Nigeria.

Warta Kota/Desy Selviany
WNA ditangkap polisi di Apartemen kawasan Cengkareng. 

TRIBUNTERNATE.COM - Berikut kondisi lima personil polisi yang dikeroyok sekelompok Warga Negara Asing (WNA) asal Nigeria.

Sebagai informasi, lima personel subdit siber Polda Metro Jaya dikeroyok sekelompok WNA asal Nigeria.

Dikabarkan lima anggota polisi ini mengalami luka-luka usai insiden pengeroyokan tersebut.

Saat peristiwa terjadi, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Yusri Yunus mengatakan, anggotanya itu sudah mengatakan dia sedang bertugas untuk menangkap seseorang yang diduga telah melakukan penipuan online.

Namun penjelasan polisi tak dihiraukan, WNA Nigeria ini masih melakukan pengeroyokan.

Cegah Penyebaran Corona, Donald Trump Larang WNA yang Bepergian dari Brazil Masuk Wilayah AS

Imbas Corona, 1.830 WNA Ajukan Perpanjangan Izin Tinggal Darurat di Bali Gegara Negaranya Lockdown

"WNA (WN Nigeria, Red) tiba-tiba melawan pihak kepolisian dan mengeroyok 5 orang personel anggota Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dimana anggota sudah menyampaikan bahwa anggota dari kepolisian tetapi tetap masih melawan," kata Yusri kepada wartawan, Minggu (28/6/2020).

Warga Negara Asing (WNA) Nigeria ditangkap usai mengeroyok personel polri di Apartemen Green Park View Blok F, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat pada Sabtu (27/6/2020). Diduga terjadi kesalahpahaman antara polri dan kelompok WNA Nigeria tersebut.
Warga Negara Asing (WNA) Nigeria ditangkap usai mengeroyok personel polri di Apartemen Green Park View Blok F, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat pada Sabtu (27/6/2020). Diduga terjadi kesalahpahaman antara polri dan kelompok WNA Nigeria tersebut. (istimewa/instagram Polres Metro Jakarta Barat)

Yusri mengatakan kelompok WNA Nigeria itu melawan karena menduga operasi tersebut ialah razia WNA.

Setidaknya, puluhan WNA asing itu terlibat cekcok dengan aparat kepolisian yang berujung pemukulan.

"Terjadi keributan sampai terjadi pemukulan terhadap anggota Polda Metro Jaya oleh sekelompok WNA tersebut dengan jumlah lebih kurang 60 orang," jelasnya.

Akibat inisiden itu, Yusri mengatakan sekitar 5 anggotanya mengalami luka ringan.

Halaman
123
Editor: Sri Handayani1
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved