Breaking News:

Diduga Terserang Demam Babi Afrika, 878 Babi di Peternakan Palembang Mati

878 ekor babi di peternakan kawasan Talang Buruk, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang secara berangsur mati mendadak.

TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Ilustrasi hewan babi 

TRIBUNTERNATE.COM - Kejadian kematian hewan secara mendadak kembali terjadi di daerah Indonesia.

Kali ini sebanyak 878 ekor babi di peternakan kawasan Talang Buruk, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang secara berangsur mati mendadak.

Diduga karena terserang African Swine Fever (ASF) atau demam babi Afrika.

Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sumsel, drh Jafrizal mengatakan, babi tersebut berasal dari Medan dan Lampung tanpa memiliki izin masuk ke Palembang.

7 Alasan Kenapa Virus G4 Flu Babi Baru Berpotensi Jadi Pandemi, Dapat Menular Lewat Kontak Langsung

Virus G4 Flu Babi Jenis Baru Muncul di China Berpotensi Jadi Pandemi Lewat Cara Ini

"Kalau melihat cirinya, babi-babi itu memang diduga kena demam babi Afrika," ujarnya saat dihubungi Tribunsumsel.com, Sabtu (4/7/2020).

Lebih lanjut dikatakan, matinya hewan ternak tersebut rupanya telah terjadi sejak bulan Maret lalu dengan kasus kematian mendadak yang diakui para peternak belum terlalu banyak.

Puncaknya baru terjadi pada bulan Ramadhan lalu yang jumlah kematian babi hampir menyentuh seribu ekor.

Namun kejadian itu nyatanya tidak dilaporkan oleh peternak.

Kucing Emas Langka yang Terjerat Perangkap Babi Akhirnya Mati Dalam Keadaan Lemas & Dikerubung Lalat

Langka, Kucing Emas Ditemukan Terjerat Perangkap Babi, Ukurannya Sebesar Anjing Dewasa

Mereka memilih untuk langsung menguburkan bangkai babi yang mati mendadak tersebut.

"Kami sendiri tahunya pada saat akan memeriksa hewan kurban karena sekarang sudah mendekati Idul Adha.

Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul BREAKING NEWS: 878 Babi di Peternakan Talang Buruk Palembang Mati, Diduga Demam Babi Afrika

Editor: Sri Handayani1
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved