Breaking News:

Virus Corona

Wanita di Malaysia Dikenai Denda Rp 172 Juta Gegara Jual Gelang yang Diklaim Mampu Cegah Covid-19

Seorang wanita di Malaysia menjual gelang yang ia klaim bisa mencegah penularan virus corona.

Kolase Tribunnews/Facebook Info Roadblock JPJ/POLIS
Seorang wanita di Malaysia didenda Rp172 Juta karena menjual gelang yang ia klaim bisa mencegah penularan virus corona. 

Data yang digunakan berasal dari data resmi yang tersedia di situs web resmi pemerintah kabupaten (pemkab).

Hasil Tes Swab Sudah Keluar, Presiden Jokowi Negatif Covid-19

Prosesi Akad Nikah Pasien Covid-19 di Pacitan: Mempelai Diberi Jarak 5 Meter, Tak Dihadiri Keluarga

2. Aplikasi data fightcovid19.id

Ahmad Alghozi (22) pengembang aplikasi fightcovid19.id. Aplikasi ini bekerja menggunakan gelang khusus yang dikenakan semua orang yang masuk ke Bangka Belitung. Sehingga bisa memantau penyebaran Covid-19.
Ahmad Alghozi (22) pengembang aplikasi fightcovid19.id. Aplikasi ini bekerja menggunakan gelang khusus yang dikenakan semua orang yang masuk ke Bangka Belitung. Sehingga bisa memantau penyebaran Covid-19. (KOMPAS.com/HERU DAHNUR)

Pemuda bernama Ahmad Alghozi (22) dan sejumlah temannya melahirkan sebuah aplikasi data bernama fightcovid19.id.

Alghozi merupakan alumni D3 Teknik Informatika, Universitas Telkom.

Aplikasi ini lahir dari keprihatinannya mengetahui banyaknya tenaga medis yang meninggal dunia.

"Niatnya cuma membantu untuk penanggulangan Covid-19 ini. Saya merasa sedih saat pertama kali mendengar ada dokter yang meninggal. Lalu dibuat aplikasi ini supaya sama-sama bisa menanggulangi wabah ini," kata Alghozi.

Sistem ini bekerja dengan memetakan setiap orang yang bergerak di suatu daerah.

Data dihimpun dari petugas pemerintah yang mengawal pintu masuk pelabuhan di darat, laut, dan udara. Data tersebut kemudian diinput ke sistem.

Penggunaan aplikasi ini didukung gelang penanda yang dipasangkan pada setiap orang yang melintas di pintu masuk.

"Gelang hanya untuk psikologis orang yang memakainya. Mereka harus ingat jika saat ini sedang ada wabah sehingga lakukan isolasi mandiri dan sewaktu-waktu berkoordinasi dengan petugas," ujar Alghozi.

Halaman
1234
Editor: Sri Handayani1
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved