Breaking News:

Susul Hagia Sophia, Turki Kembali Ubah Bekas Gereja hingga Museum Lain Jadi Masjid

Pemerintah Turki secara resmi kembali mengubah fungsi museum dan bekas gereja menjadi masjid, Jumat (21/8/2020).

Ozan KOSE / AFP
Orang-orang mengunjungi Museum Hagia Sophia pada 26 Juni 2020 di Istanbul, Turki. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengeluarkan dekrit yang memerintahkan situs warisan dunia, Hagia Sophia untuk dijadikan masjid. 

TRIBUNTERNATE.COM - Secara resmi alih fungsi museum dan bekas gereja menjadi masjid akhirnya dilakukan oleh Pemerintah Turki pada Jumat (21/8/2020).

Seperti diketahui, alih fungsi ini juga sebelumnya dilakukan pada bangunan Hagia Sophia.

Mengutip Time of Israel, keputusan Presiden Recep Tayyip Erdogan diterbitkan dalam Siaran Pers Turki.

Dalam keputusan tersebut disebutkan, Gereja St. Savior di Chora Istanbul, yang dikenal sebagai Kariye dalam bahasa Turki, diserahkan kepada otoritas agama Turki, agar membuka struktur untuk salat Muslim.

Kucing Gli yang Terkenal Tetap Tinggal di Hagia Sophia, Sempat Dielus Obama dan Presiden Erdogan

Hari Ini, Salat Jumat Perdana di Hagia Sophia setelah 86 Tahun, Ornamen Kristiani Ditutup Tirai

Seorang wanita mengunjungi Gereja St. Savior, yang dikenal sebagai Kariye dalam bahasa Turki, di Istanbul, 21 Agustus 2020.
Seorang wanita mengunjungi Gereja St. Savior, yang dikenal sebagai Kariye dalam bahasa Turki, di Istanbul, 21 Agustus 2020. (AP Photo/Emrah Gurel)

Seperti Hagia Sophia, yang merupakan gereja selama berabad-abad dan kemudian masjid selama berabad-abad lebih, Gereja St. Savior telah beroperasi sebagai museum selama beberapa dekade sebelum Erdogan memerintahkannya untuk dipulihkan sebagai masjid.

Belum diketahui kapan salat pertama akan digelar di sana.

Terkenal Memiliki Mosaik dan Lukisan Dinding yang Rumit

Lebih jauh, gereja yang terletak di dekat tembok kota kuno ini terkenal karena mosaik dan lukisan dindingnya yang rumit.

Itu berasal dari abad ke-4, meskipun bangunan itu mengambil bentuknya saat ini pada abad ke-11 hingga ke-12.

Struktur bekas gereja berfungsi sebagai masjid selama pemerintahan Ottoman sebelum diubah menjadi museum pada tahun 1945.

Halaman
123
Editor: Sri Handayani1
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved