Breaking News:

Mitos atau Fakta? Melintas di Jembatan dan Terowongan Wajib Bunyikan Klakson

Bukannya mengada-ada, dari kaca mata safety driving ternyata ada alasan kenapa melewati jembatan atau terowongan harus berhati-hati.

Foto: Humas Kementerian PUPR
Jembatan Youtefa, di Kota Jayapura, Papua, yang diresmikan oleh Presiden Jokowi, Senin (28/10) siang. 

TRIBUNTERNATE.COM - Pengemudi harus lebih waspada saat melewati jembatan atau terowongan.

Bukannya mengada-ada, dari kaca mata safety driving ternyata ada alasan kenapa harus berhati-hati.

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), mengatakan, luas jalan di area jembatan atau terowongan biasanya lebih sempit.

“Secara visual dan space, di jembatan dan terowongan itu terbatas. Sehingga pengemudi tidak disarankan menyusul kendaraan lain di situ,” ujar Sony, kepada Kompas.com (26/8/2020).

x
Ilustrasi klakson(tribunnews.com)

Selain itu, ada juga anggapan untuk membunyikan klakson saat melewati jembatan dan terowongan. Beberapa orang mengatakan agar pengemudi bisa lebih waspada.

Meski begitu, Sony mengatakan bahwa anggapan tersebut tidak benar. Pengemudi hanya diminta mematuhi aturan sesuai dengan rambu yang ada.

“Tidak ada seperti itu, cuma mitos. Yang pasti saat di terowongan atau jembatan usahakan tidak menyusul kendaraan lain,” katanya.

z
Marka jalan terowongan(Dictio Community)

“Justru banyak membunyikan klakson di dalam terowongan cuma untuk show, karena suaranya kan menggema tuh,” ucap Sony.

Sony menambahkan, perilaku pengendara yang kerap membunyikan klakson saat berkendara sebetulnya tidak perlu berlebihan. Klakson sebagai alat komunikasi dengan pengguna jalan lain hanya digunakan seperlunya saja.

“Memang budaya membunyikan klakson harus dikurangi untuk menciptakan suasana tenang di jalan. Artinya kalau perilaku berkendaranya sudah benar pasti enggak akan ada suara klakson,” tuturnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wajib Klakson Saat Melintas di Jembatan dan Terowongan, Mitos atau Fakta?"
Penulis : Dio Dananjaya
Editor : Aditya Maulana

Editor: Rohmana Kurniandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved