Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

IHSG Terimbas Sentimen Omnibus Law dan Trump, Simak 3 Rekomendasi Saham Pagi Ini

IHSG menguat dengan dukungan sentimen positif dari Wall Street yang menghijau.

Editor: Sansul Sardi
Tribunnews/Irwan Rismawan
Jurnalis melintas di depan layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2020). Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup di zona merah pada akhir perdagangan pekan ini yaitu pada level 4.891.46 atau turun 257,91 poin (5,01 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 5.084,32 imbas Pemprov DKI Jakarta yang kembali melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. 

TRIBUNTERNATE.COM - Berikut update Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG)  pada Selasa 6 Oktober 2020 pagi hari ini.

Di mana Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan melanjutkan penguatan.

Kemarin, IHSG ditutup hijau dengan kenaikan 0,65 persen pada level 4.958,76.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee memproyeksikan IHSG menguat dengan dukungan sentimen positif dari Wall Street yang menghijau.

Benarkah IHSG Terimbas Trump? Simak 3 Rekomendasi Saham Pada 5 Oktober 2020 Ini

Simak Tips Aman Investasi Saham dan Reksadana Online, Pastikan Platform Online Terpercaya

Penguatan bursa saham AS itu terjadi karena pasar merespons positif kabar Presiden AS Donald Trump yang diperbolehkan kembali pulang usai dirawat karena didiagnosa terpapar Covid-19.

“Pasar mungkin akan bergerak positif, karena Trump diizinkan pulang setelah menjalani perawatan,” kata Hans kepada Kompas.com, Selasa (6/10/2020).

Di sisi lain, pasar masih menantikan keputusan paket stimulus fiskal senilai 2,2 triliun dollar AS untuk bantuan ekonomi akibat pandemi Covid-19 telah diloloskan ke senat.

Namun, proposal ini belum disepakati oleh Partai Republik, dan berpotensi mengalami kegagalan.

“Pengesahan Undang-undang stimulus AS, terus dilakukan pembicaraan antara ketua DPR dan menteri keuangan AS. Pasar berharap ada stimulus dan Trump juga memberikan tekanan agar parlemen mengesahkan Undang – undang,” sebut Hans.

Dari internal, pengesahan Undang – undang Omnibus Law ditanggapi positif oleh pasar.

Hans mengatakan, dengan diberlakukan Undang Undang tersebut, maka relokasi investasi dari luar akan lebih mudah untuk masuk ke Indonesia karena aturannya lebih gampang.

Undang-undang tersebut juga akan membuka peluang bagi sektor properti dan konstruksi karena pembebasan lahan akan lebih jelas.

Namun demikian, di sisi lain pasar juga masih khawatir dengan rencana demonstrasi bruruh akibat penolakan Undang-undang Cipta Kerja.

Rupiah Pagi Ini Menguat ke Level Rp 14.400 per Dollar AS, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Forbes Cabut Gelar Miliarder Muda Kylie Jenner, Saham Perusahaan Kosmetik Ini Jeblok

Hans memproyeksikan IHSG akan bergerak pada level support 4.915 sampai dengan 4.841 dan resistance pada level 4.991 sampai dengan 5.050.

Bagaimana dengan saham-saham yang bisa dipantau dalam perdagangan hari ini?

Berikut rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas ini:

1. Artha Sekuritas

TOWR rekomendasi buy 1.020 -1.050, TP 1.070- 1.100, stop loss <1.000.
BBNI rekomendasi buy 4.580 – 4.640, TP 4.750 – 4.820, stop loss <4.540.
BEST rekomendasi buy 175 – 180, TP 190 – 195, stop loss <172.

2. Anugerah Mega Investama

RALS area akumulasi di level 500 - 520, TP 545 - 580, cut loss bila turun di bawah level 490.
EXCL rekomendasi buy back jika break level 2.270, TP 1.990 – 1.920, area sos di level 2.220 – 2.070.
JPFA rekomendasi buy back jika break level 1.200, TP 1.095 – 1.070, area sos di level 1.175 – 1.125.

3. Panin Sekuritas

BEST rekomendasi buy and hold >163, Tp 180 - 200
HMSP rekomendasi buy 1.455 – 1.470, TP 1.500 – 1.540, stop loss <1.385.
MERK rekomendasi buy 2.930 – 2.960, TP 3.000 – 3.250, stop loss <2.840

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "IHSG Dapat Sentimen Omnibus Law dan Trump, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini"
Penulis : Kiki Safitri
Editor : Erlangga Djumena

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved