Breaking News:

Sederet Kontroversi Ferdinand Hutahaean, Kerap Kritik Jokowi Kini Mundur dari Partai Demokrat

Ferdinand menjelaskan, sejumlah alasan hingga memutuskan untuk hengkang dari partai berlambang mirip logo mercy itu.

Editor: Sri Handayani1
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Ferdinand Hutahaean di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019) 

"Daripada jadi konflik di internal, lebih baik saya pergi dengan keyakinan prinsip politik saya bahwa kepentingan bangsa jauh di atas segalanya, termasuk di atas kepentingan politik kelompok. Maka saya bersikap untuk pergi dan mundur," papar Ferdinand Hutahaean.

Dituding Penjilat

Sebelum menyatakan mundur, Ferdinand menulis beberapa unggahan mengenai tudingan yang diterimanya. Ferdinand dituding sebagai penjilat.

Tudingan tersebut dijawabnya dalam unggahan pertama.

"Penjilat..? Hahaha sy harus tertawakan tuduhan itu kpd sy. Apa yg mau sy jilat? Siapa yg mau sy jilat? Jokowi? Ahhh dr dulu kalau sy punya mental penjilat, tak akan sy tinggalkan Jokowi krn beda prinsip ttg Subsidi dan Pembangunan. Kalau sy penjilat sdh jd pejabat saya dr dulu," tulis Ferdinand.

Menurut Ferdinand, sejak 2012 lalu kemunculan Joko Widodo, dirinya sudah aktif mendorong PDI Perjuangan menyalonkan wali kota Solo itu sebagai presiden. Hingga akhirnya Joko Widodo atau Jokowi menjadi Presiden RI pada 2014.

Tapi, kata Ferdinand, dia pernah tidak sejalan dengan kebijakan Presiden Jokowi. Salah satunya soal subsidi dan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, secara prinsip dia berseberangan, dan Ferdinand memilih pergi.

"Kenapa pergi? Karena ini soal prinsip dan yang berani pergi bukan penjilat," tulis Ferdinand.

Jadi menurutnya, kalau ada yang menuduhnya penjilat dan menjilat untuk dapat jabatan sekarang, Ferdinand hanya tertawa saja.

"Saya harus tertawakan dia, karena dia tak kenal dengan Ferdinand Hutahaean. Kalau saya punya mental penjilat, harusnya 2014 Jokowi saya jilat dan puja puji, sudah pasti saya jadi pejabat. Tapi tidak kan? Saya pergi untuk sebuah prinsip," beber Ferdinand.

tribunnews
Politikus Demokrat, Ferdinand Hutahaean, sedang membonceng seorang pengendara bermotor menerobos jalan persawahan di Desa Pancawati, Kabupaten Bogor. (Tangkapan layar Twitter @Ferdinand_Haean)
Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved