UU Cipta Kerja

Riza Patria Benarkan Mobil Ambulans yang Ditembaki Gas Air Mata Bukan Milik Pemprov DKI

Mengenai mobil ambulans ditembaki gas air mata bukan milik Pemprov DKI Jakarta, dibenarkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

Editor: Gajali Fataruba
Tangkapan layar akun Twitter @QaillaAsyiqah
Sebuah video viral di media sosial yang menampilkan satu unit mobil ambulans dikejar dan ditembak aparat Kepolisian. Lokasi penembakan ambulas tersebut diduga terjadi dk kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (13/10/2020) saat berlangsung demo penolakan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja. 

TRIBUNTERNATE.COM - Sebuah fakta terungkap terkait mobil ambulans yang rusak dampak terlibat kerusuhan Omnibus Law UU Cipta Kerja, Selasa (13/10/2020).

Di mana mobil ambulan tersebut bukan milik Pemprov DKI Jakarta.

Mengenai mobil ambulans ditembaki gas air mata bukan milik Pemprov DKI Jakarta bahkan dibenarkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

Kembali dipastikan pria yang karib disapa Ariza, mobil ambulans diberondong gas air mata bukan milik Pemprov DKI Jakarta.

Baca juga: Sebut Pedemo Pakai Ambulans Buat Kirim Logistik karena Bebas Bergerak, Polisi: Ini Modus Baru Lagi

Baca juga: Soal Penyerangan Ambulans di Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja, Fadli Zon: Memang Benar Mirip di Israel

"Kalau bicara ambulans yang pertama tidak mungkin Pemprov DKI Jakarta terlibat dalam urusan tawuran atau urusaan konflik anarkis"

"Apalagi ambulans membawa batu. Itu tidak mungkin," ujarnya Ariza, saat meninjau Kerja Bakti Penanggulangan Banjir di Kali Sentiong, Johar Baru, Jakarta Pusat, Minggu (18/10/2020).

Kemungkinan kata Ariza, ambulan itu merupakan ambulans dari pihak swasta, yayasan, bahkan organisasi masyarakat (Ormas).

Sebab di Jakarta hampir setiap rumah sakit, pihak swasta, yayasan, partai politik, hingga Ormas punya ambulans.

"Terkait ambulans di Jakarta ini banyak sekali. Semua rumah sakit, pihak swasta, yayasan bahkan partai politik"

"Ormas-ormas punya ambulans dalam rangka membantu masyrakat," jelas Ariza.

Diberitakan sebelumnya video mobil ambulans diberondong gas air mata di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat viral di media sosial.

Polda Metro Jaya menjelaskan alasan memberondong ambulans itu dengan senjata gas air mata.

Sebab menurut informasi mereka, diduga ambulan itu terlibat dalam kerusuhan yang terjadi Selasa (13/10/2020).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved