Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Simak Rekomendasi Saham Pagi Ini, Faktor AS dan Covid Jadi Penghambat IHSG?

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, IHSG berpotensi melemah karena terdorong sentimen negatif dari eksternal.

Editor: Sansul Sardi
Tribunnews/Irwan Rismawan
Jurnalis melintas di depan layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2020). Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup di zona merah pada akhir perdagangan pekan ini yaitu pada level 4.891.46 atau turun 257,91 poin (5,01 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 5.084,32 imbas Pemprov DKI Jakarta yang kembali melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. 

TRIBUNTERNATE.COM - Berikut update rekomendasi saham pada Selasa 20 Oktober 2020 pagi hari.

Di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini diproyeksikan bakal melemah, setelah kemarin ditutup positif dengan kenaikan 0,45 persen pada level 5.126,33.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, IHSG berpotensi melemah karena terdorong sentimen negatif dari eksternal.

Salah satunya adalah kesepakatan stimulus fiskal AS yang hingga kini masih belum disepakati.

“Kelihatannya indeks bisa berbalik melemah, karena optimisme pasar mulai pudar terkait rencana paket stimulus fiskal AS.

Ketua DPR AS memberikan waktu 2 hari kepada Gedung Putih untuk mencapai kesepakatan, namun karena waktu cukup singkat, maka kesepakatan kemungkinan sulit dicapai,” kata Hans kepada Kompas.com, Selasa (20/10/2020).

Pasar juga khawatir kucuran stimulus harus menunggu pemilu AS, November mendatang.

Jika nantinya Joe Biden menang dalam pemilu AS dan menggantikan posisi Donald Trump, maka paket stimulus juga akan menunggu waktu cukup lama direalisasikan.

Hal ini karena, kucuran stimulus harus menunggu pelantikan Biden secara resmi sebagai presiden AS.

“Jika nanti Biden menang, maka akan ada periode transisi dari Trump ke Biden.

Ini akan semakin sulit dan lama, maka dari itu paket stimulus diharapkan muncul sebelum pemilu.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran pasar,” jelas dia.

Sementara itu, kasus Covid-19 terus naik di Amerika Serikat dengan rata-rata kenaikan mencapai 16 persen.

Kenaikan kasus Covid-19 juga terjadi di Eropa yang menyebabkan kebijakan lockdown diberlakukan kembali.

Misalkan saja negara Italia dan Prancis yang kembali melakukan penguncian.

Hans memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak pada support di level 5.090 sampai dengan 5.064 dan resistance di level 5.150 sampai dengan 5.200.

Untuk perdagangan hari ini silakan simak rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas ini:

1. Artha Sekuritas
INDY rekomendasi buy 915 – 930, TP 1.040– 1.060, stop loss <975.
ASII rekomendasi buy 4.900 – 4.950, TP 5.050 – 5.100, stop loss <4.850.
PTPP rekomendasi buy 915 – 930, TP 960 – 980, stop loss <900.

2. Anugerah Mega Investama
INTP rekomendasi buy back jika break level 12.200, TP 11.300 – 11.000, area sos di level 11.950 – 11.775.
TBIG rekomendasi buy back jika break level 1.515, TP 1.380 – 1.325, area sos di level 1.485 – 1.435.
SMGR area akumulasi di level 9.025 – 9.250, TP 9.600 – 9.900, cut loss bila turun di level 8.800

3. Panin Sekuritas
LKPR rekomendasi buy and hold >128, TP 143.
MAIN rekomendasi sell on strength.
NIKL rekomendasi buy and hold >725, TP 900.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Faktor AS dan Covid Jadi Penghambat IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini"
Penulis : Kiki Safitri
Editor : Erlangga Djumena

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved