Breaking News:

Virus Corona

Belum Izinkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Ambon: Miliki Resiko Tinggi Covid-19

melihat tingkat perkembangan kasus di Kota Ambon sebagai bahan pertimbangan penerapan Sekolah tatap muka.

Editor: Sri Handayani1
Warta Kota/Alex Suban
Christabel, siswa SDK Penabur, Duren Sawit, mengerjakan tugas sekolah di rumahnya di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (27/3/2020). Ia menggunakan situs Google Classroom untuk menerima pelajaran dari gurunya yang juga mengajar dari rumah saat pandemi virus corona (Covid-19). 

TRIBUNTERNATE.COM - Hingga kini, kegiatan proses belajar mengajar siswa belum dilakukan dengan cara tatap muka.

Hal ini dilakukan oleh Pemerintah Kota Ambon untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Bukan tanpa alasan, sekolah memiliki resiko tinggi penyebaran COVID 19 jika Sekolah tatap muka berlangsung.

Untuk itu harus ada pertimbangan khusus dan melihat tingkat perkembangan kasus di Kota Ambon sebagai bahan pertimbangan penerapan Sekolah tatap muka.

Baca juga: Ini Tiga Pesan Gubernur Maluku Murad Ismail Ketika Buka Kongres AMGPM ke-29

Baca juga: Kantor Gubernur Maluku Kembali Disterilkan Akibat Hasil Positif Tes Swab Massal Pegawai Terbanyak

Hal ini disampaikan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy Selasa (27/10/20) di Kota Ambon.

Menurutnya hingga kini masalah pendidikan masih dalam pertimbangan yang serius Pemkot Ambon lantaran secara dilihat dari segi ekonomi sektor pendidikan masih sangat kecil, namun dari segi kesehatan pendidikanlah yang memiliki resiko yang tinggi.

"Kita masih terus pertimbangkan, karena pendidikan itu secara sektor ekonomi masih rendah namun dari segi kesehatan sangat tinggi resikonya" terangnya.

Louhenapessy menjelaskan yang Pemerintah Kota Berikan Pertimbangan itu dan diizinkan berjalan untuk sektor yang berdampak ekonomis, jangan sampai ada pengusaha yang merugi dan karyawanya di PHK.

"Yang kita pertimbangkan dulu sektor-sektor yang berdampak ekonomi ini, jangan sampai ada PHK dan sebagainya" ungkapnya.

Dia menegaskan sektor pendidikan masih harus dilaksanakan secara daring, nantinya akan ada evaluasi dan Kota Ambon masuk pada zona hijau, maka akan dipertimbangkan Lagi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved