Breaking News:

UU Cipta Kerja

Sebut UU Cipta Kerja Tujuannya Baik, Mahfud MD: Terbuka Kemungkinan Diperbaiki

Karena tujuan tersebut, kata dia, UU Cipta Kerja memberi ruang untuk dilakukan perbaikan ketika muncul kesalahan.

Editor: Sri Handayani1
Kompas.com/Kristianto Purnomo
Mahfud MD 

TRIBUNTERNATE.COM - Undang-Undang (UU) Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja disebut mempunyai tujuan baik.

Hal ini diungkap oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Menurutnya, karena tujuan tersebut, UU Cipta Kerja memberi ruang untuk dilakukan perbaikan ketika muncul kesalahan.

"Yang jelas UU Cipta Kerja itu tujuannya baik, sebuah tujuan yang baik pasti tidak menutup kemungkinan untuk diperbaiki," ujar Mahfud dikutip dari kanal YouTube Kemenko Polhukam RI, Kamis (5/11/2020).

Baca juga: UU Cipta Kerja Telanjur Diteken Presiden Jokowi, Ini Saran Yusril untuk Perbaikan

Baca juga: UU Cipta Kerja Dinilai Ugal-ugalan: Pasal Dihapus, Salah Ketik hingga Tanggapan Istana

Mahfud mengatakan, pemerintah telah membentuk tim kerja yang mempunyai fungsi untuk menampung dan mengolah permasalahan yang timbul di aturan sapu jagat tersebut.

Tim kerja tersebut dipastikan netral karena diisi oleh akademisi hingga tokoh masyarakat.

Menurut dia, pembentukan tim kerja ini juga supaya kesalahan yang ada di dalam UU Cipta Kerja bisa benar-benar terakomodasi.

"Agar nanti dalam proses perbaikan, baik judicial review, baik legislatif review, baik penuangan di dalam peraturan-peraturan turunan itu semuanya bisa terakomodasi," kata dia.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan, kekeliruan pengetikan dalam Undang-Undang (UU) No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja hanya sebatas permasalahan administrasi.

Ia memastikan, kesalahan pengetikan itu tidak memengaruhi implementasi UU Cipta Kerja.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved