Breaking News:

Tips Kesehatan

Mitos atau Fakta, 'Fingering' Menyebabkan Kehamilan?

Pembuahan terjadi ketika sel sperma bergabung dengan sel telur matang di tuba falopi dan dilakukan pada masa subur.

popsugar.com
Ilustrasi berhubungan intim. 

TRIBUNTERNATE.COM - Memiliki buah hati adalah impian setiap pasangan suami-istri.

Mungkin sebagian pasangan pernah melakukan fingering.

Fingering adalah bagian dari aktivitas foreplay atau pemanasan sebelum menuju ke hubungan intim, dan menjadi salah satu cara untuk merangsang perempuan.

Fingering sendiri cenderung tidak bisa menyebabkan sperma masuk ke dalam vagina dan menyebabkan kehamilan, tetapi bukan berarti kehamilan tidak mungkin terjadi karena melakukan fingering.

Mengapa demikian?

Kehamilan adalah proses rumit yang dimulai dengan proses pembuahan.

Baca juga: Benarkah Sering Berhubungan Intim Bisa Membuat Vagina Makin Longgar? Ini Penjelasan Ahli

Baca juga: Penyebab hingga Cara Mengatasi Miss V Sakit setelah Berhubungan Intim: Hindari Seks Terlalu Kasar

Pembuahan terjadi ketika sel sperma bergabung dengan sel telur matang di tuba falopi dan dilakukan pada masa subur.

Sperma harus masuk ke dalam vagina agar pembuahan berlangsung.

Kehamilan tidak akan terjadi selama ejakulasi atau air mani, tidak masuk ke dalam vagina.

Meraba atau melakukan fingering saja memang tidak memungkinkan sperma masuk ke vagina, tetapi ada kemungkinan penggunaan jari dapat menyebabkan kehamilan pada kondisi-kondisi berikut:

Halaman
123
Editor: Sri Handayani1
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved