Breaking News:

28 Anggota Polisi di Maluku Dipecat dengan Tidak Hormat Sepanjang Tahun 2020

Dari jumlah tersebut, sebanyak 17 polisi secara resmi telah dipecat dan 11 lainnya sementara dalam proses pemecatan.

Editor: Rohmana Kurniandari
Tribunnews.com
Ilustrasi polisi 

TRIBUNTERNATE.COM - Puluhan anggota polisi yang bertugas di Polda Maluku dijatuhi hukuman berat berupa pemecatan dengan tidak hormat (PDTH) sepanjang tahun 2020. 

Setidaknya ada 28 anggota polisi di Maluku yang telah dipecat.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 17 polisi secara resmi telah dipecat dan 11 lainnya sementara dalam proses pemecatan.

"Untuk anggota yang dipecat selama tahun 2020 sebanyak 28 Anggota, rinciannya 17 telah resmi dipecat dan 11 lainnya sementara dalam proses," kata Karo Opd Polda Maluku, Kombes Pol. A Wantri Yulianto saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Polda Maluku, Kamis (31/12/2020).

Selain sanksi pemecatan secara tidak hormat, 132 polisi lainnya juga diberikan sanksi kode etik dan pelanggaran disiplin.

"Untuk pelanggaran disiplin ada 73 anggota dan untuk pelanggaran kode etik ada 60 anggota itu yang diproses di Polda dan Polres jajaran," terangnya.

Ia menjelaskan khusus untuk anggota yang dipecat dari kedinasan karena mereka terlibat dalam berbagai kasus berat seperti desersi, asusila, menelantarkan keluarga, penganiayaan dan  terlibat narkoba.

Sedangkan untuk anggota yang diberi sanksi disiplin dan kode etik karena mereka tidak profesional dalam menjalankan tugas.

Selain memecat anggota yang terlibat pelanggaran berat, Polda Maluku juga ikut memberikan penghargaan kepada 114 anggota yang memiliki prestasi dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya sebagai anggota Polri.

"Anggota Polri yang berprestasi dan mendapat penghargaan itu ada 114 orang dan ada juga 6 anggota TNI yang diberikan penghargaan karena ikut membantu tugas-tugas Polri," ungkapnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sepanjang 2020, 28 Anggota Polisi di Maluku Dipecat"
Penulis : Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty
Editor : Dony Aprian

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved