Breaking News:

Aksi Blusukan Mensos Risma Tuai Polemik, Yunarto: Gak Bisa Dibantah Urusan Output Kerjanya

Direktur Charta Politika, Yunarto Wijaya menanggapi aksi blusukan Menteri Sosial RI Tri Rismaharini.

Penulis: Rohmana Kurniandari | Editor: Rizki A
Tribunnews.com/Reza Deni Saputra
Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya. 

Respons Fadli Zon

Sementara itu politisi Partai Gerindra, Fadli Zon, juga menyinggung gaya pejabat pemerintah yang melakukan blusukan.

Meski tak menyebut nama Mensos Risma, melalui cuitannya, Anggota DPR RI ini memberikan tanggapannya terkait blusukan.

Fadli Zon menyebut blusukan sebagai cara yang bagus untuk melihat lapangan secara langsung jika dilakukan sesuai porsinya.

"Blusukan secara proporsional bagus saja sebagai cara melihat langsung lapangan," tulis Fadli Zon, Selasa (5/1/2021).

"Tapi, kalau kecanduan blusukan maka harus diperiksa jangan-jangan gangguan gila pencitraan,” lanjutnya.

Sebelumnya diketahui Risma melakukan blusukan di sejumlah daerah di Jakarta, seperti di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.

Mensos ini menemui beberapa warga Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Baca juga: Soroti Foto Viral Anies Baswedan Baca How Democracies Die, Yunarto: Mending Urus Pengerukan Sungai

Baca juga: Mensos Risma Sebut Bansos 2021 Akan Berbeda dengan Bansos 2020, Seperti Apa?

Penjelasan Kemensos

Melansir Kompas.com, Kepala Biro Humas Kementerian Sosial Wiwit Widiansyah menjelaskan maksud dan tujuan blusukan Risma ke sejumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial.

Menurut dia, blusukan itu dalam rangka menyasar program Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

"Sasaran PPKS ini seperti gelandangan, pengemis, dan kelompok rentan lainnya," kata Wiwit melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Rabu (6/1/2021).

Ia melanjutkan, tujuan blusukan yang dilakukan Mensos adalah untuk melakukan pemetaan masalah sosial dan melihat langsung kebutuhan dari PPKS.

Hal ini, kata dia, diperlukan agar Kemensos dapat mencarikan solusi dari masalah-masalah yang dialami para PPKS.

"Agar dapat dicarikan solusinya secara komprehensif dan terkoordinasi dengan kementerian/lembaga dan pemda terkait," kata dia.

(TribunTernate.com, Tribunnews.com, Kompas.com)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved