Breaking News:

Menristek RI: 5 Perusahaan yang akan Produksi 5.000 Unit GeNose, Alat Tes Cepat Covid-19 Inovasi UGM

Sebanyak lima perusahaan akan memproduksi massal alat screening virus corona (Covid-19) yang disebut GeNose.

KOMPAS.com/GHINAN SALMAN
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro 

Inovasi satu ini memang telah mengantongi izin edar, sehingga sudah bisa diproduksi massal dan didistribusikan kepada masyarakat.

Salah satu anggota Tim Pengembang GeNose, Dian Kesumapramudya Nurputra mengatakan bahwa setelah mendapatkan izin edar, banyak yang mulai memesan alat screening ini.

"Kalau untuk pemesanan saat ini sudah bisa dan sudah ada yang memesan," ujar Dian, dalam konferensi pers virtual 'GeNose UGM dan CePAD UnPAD', Senin (28/12/2020) sore.

Bahkan ada pula pemesan dari perusahaan yang memiliki basis di Singapura.

"Secara spesifik sudah ada, dari Singapura, dari salah satu perusahaan besar yang basisnya di Singapura," kata Dian.

Namun ia menekankan, saat ini target pendistribusian GeNose masih berfokus pada kebutuhan nasional.

"Hanya memang kita masih memprioritaskan permintaan dalam negeri dulu, karena memang kapasitas kita masih terbatas," jelas Dian.

Pihaknya pun masih mengupayakan peningkatan kapasitas produksi alat screening Covid-19 tersebut karena saat ini, kapasitas produksi masih berada pada angka 100 unit.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kemenristek Sebut 5 Perusahaan akan Produksi 5.000 Unit GeNose, Alat Pendeteksi Corona
Penulis: Fahdi Fahlevi

Editor: Rizki A
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved