Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Hilang Kontak

Peduli Kondisi Psikologis Keluarga Korban, Polri Tak Lagi Sebut Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air

Polri menyatakan tak lagi menyebukan nama bagian tubuh korban Sriwijaya Air SJ182 yang telah teridentifikasi, dengan alasan psikologis dan kemanusiaan

Kompas.com/Nirmala Maulana Achmad
Konferensi Pers Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri terkait tragedi pesawat Sriwijaya Air SJ 182. 

TRIBUNTERNATE.COM - Kepala Pusat Inafis Polri Brigjen Pol Hudi Suryanto menegaskan, tak lagi menyebutkan bagian tubuh mana yang digunakan untuk mengidentifikasi korban Sriwijaya Air SJ 182.

Keputusan ini mulai diberlakukan sejak Selasa (12/1/2021). 

Ia menyampaikan keputusan ini saat diwawancarai di RS Polri, Jakarta. 

Dikutip dari Kompas.com, Hudi menyebutkan, pihaknya tak akan lagi menyebutkan secara detail bagian tubuh tersebut, karena atas dasar kemanusiaan serta psikologi keluarga korban.

"Atas dasar kemanusiaan serta kondisi psikologi keluarga korban, kami tidak akan menayangkan foto maupun bentuk body part yang kami periksa," kata Hudi.

Meski demikian, ia mengatakan pihaknya tetap menyatakan identitas korban yang berhasil teridentifikasi.

Akan tetapi, ia tidak lagi menjelaskan secara detail bagian tubuh korban mana yang menjadi titik identifikasi.

Diketahui sebelumnya, Polri menjelaskan secara rinci bagian tubuh mana yang menjadi titik untuk mengidentifikasi.

Baca juga: Tiga Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ182 Berhasil Diidentifikasi Tim DVI, Ada Co-Pilot

Baca juga: KTP hingga HP Diduga Milik Penumpang Sriwijaya Air SJ182 Ditemukan, Ini Nama-nama Pemiliknya

Tak hanya menyebut bagian tubuh, bahkan Inafis Polri juga menunjukkan foto serta identitas korban yang berhasil teridentifikasi.

Hal itu diketahui dari keterangan pers yang dikeluarkan pada Senin (11/1/2021).

Halaman
1234
Penulis: Qonitah Rohmadiena
Editor: Rohmana Kurniandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved