Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kabar Seleb

Tegaskan Vaksinasi Covid-19 Aman, Dokter Tirta: Nggak Bengkak, Nggak Pingsan, Masih Hidup

Menurutnya, vaksin Sinovac ini tingkat keamanannya tinggi, sehingga tidak perlu ada yang dikhawatirkan dengan vaksin ini.

Instagram/dr.tirta
Dokter Tirta Mandira Hudhi 

TRIBUNTERNATE.COM - Influencer sekaligus dokter Tirta Mandira Hudhi menjadi salah satu tokoh pubilk yang menerima vaksinasi Covid-19 tahap pertama.

Dokter Tirta menerima vaksinasi tahap pertama di Puskesmas Ngemplak 2, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

"Saya lebih melihatnya pada proses vaksinasi kepada saya," ujar dokter Tirta usai menerima vaksinasi di Puskesmas Ngemplak 2, Sleman, Kamis (14/01/2021).

Dokter Tirta menyampaikan bahwa dirinya melihat sendiri proses vaksinasi dan membantah anggapan vaksin yang diterima tokoh-tokoh berbeda.

ia menyebut, dari apa yang dilihat dan dialaminya, vaksinnya tetap sama.

Baca juga: Viral Foto Raffi Ahmad Kumpul-kumpul tanpa Masker usai Divaksin, Putri Patricia: Contoh Tidak benar

Baca juga: Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia, Akbar Pemulung yang Diangkat Anak Sang Ulama Menangis Pilu

Baca juga: Mahfud MD Mengenang Syekh Ali Jaber: Pernah Dihadiahi Tasbih, Kurma, dan Parfum Aroma Kakbah

Baca juga: Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia, Ustaz Yusuf Mansur Berduka: Kenangannya Begitu Banyak

Baca juga: Raffi Ahmad Disuntik Vaksin Covid-19, Sherina Beri Teguran: Bukan Berarti Keluyuran Rame-rame

"Yang diterima Pak Bupati, Pak Kapolres, Pak Dandim semua sama, terbukti sama semua. Jadi mari kita jauhi hoaks," tegasnya.

Menurutnya, vaksin Sinovac ini tingkat keamanannya tinggi, sehingga tidak perlu ada yang dikhawatirkan dengan vaksin ini.

Terlebih lagi vaksinasi ini gratis untuk masyarakat.

"Sinovac ini safety-nya tinggi ya. Faktor risiko kalau kita terkena Covid kalau kita menjadi berat itu tiga kali lebih rendah. Dan ini gratis untuk semua rakyat," tuturnya.

Harapannya jika 70 persen rakyat Indonesia sudah menerima vaksin, maka bisa hidup kembali normal.

Namun untuk sampai 70 persen membutuhkan proses yang tidak sebentar.

Sebab satu orang tidak cukup hanya sekali vaksin, tapi harus mendapatkan dua kali.

"Jadi setelah vaksin dua minggu lagi saya kembali lagi ke Sleman divaksin lagi. Jadi selama dua minggu saya tidak boleh seolah-olah merasa menang, tetap harus jaga protokol," tandasnya.

Diakuinya setelah menerima vaksin dia tidak merasakan efek samping apa pun.

"Saya enggak ada apa-apa, enggak bengkak, enggak pingsan dan masih hidup. Tetap ngegas," sebutnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dokter Tirta Setelah Divaksin: Enggak Bengkak, Enggak Pingsan, Tetap Ngegas"
Penulis : Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved