Breaking News:

Gempa Bumi

Gempa Bumi M 7,1 Guncang Sulawesi Utara, Getaran Dirasakan Cukup Lama, Ini Sumber Pemicunya

Gempa bumi magnitudo 7,1 mengguncang Sulawesi Utara dan sekitarnya pada Kamis (21/1/2021) sekitar pukul 19.23 WIB. 

Pixabay.com
Ilustrasi gempa bumi 

Catatan sejarah gempa di zona tunjaman Lempeng Laut Filipina cukup banyak, yang menunjukkan di wilayah ini sudah sering terjadi gempa kuat dan merusak, yaitu:

  • Gempa merusak Kepulauan Talaud 23 Oktober 1914 (M 7,4)
  • Gempa merusak Halmahera 27 Maret 1949 (M 7,0).
  • Gempa merusak Kepulauan Talaud 24 September 1957 (M 7,2).
  • Gempa merusak Halmahera Utara dan Morotai 8 September 1966 (M 7,7).
  • Gempa merusak Kepulauan Talaud 30 Januari 1969 (M 7,6).
  • Gempa merusak Maluku Utara dan Morotai Morotai pada 26 Mei 2003 (M 7,0).

"Catatan sejarah 6 gempa kuat dan merusak ini merupakan bukti bahwa Tunjaman Lempeng Laut Filipina, khususnya Segmen Halmahera-Talaud menjadi salah satu sumber gempa yang patut diwaspadai dan tidak boleh diabaikan," kata Daryono.

Dia memaparkan, tunjaman Lempeng Laut Filipina ini selamanya akan menjadi sumber gempa potensial di wilayah Halmahera, Morotai, dan Kepulauan Talaud.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara, Getaran Dirasakan Cukup Lama dan Gempa Magnitudo 7,0 di Kepulauan Talaud, Ini Sumber Pemicunya

Editor: Rohmana Kurniandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved