Breaking News:

Krisis Makam di DKI Jakarta: Pemprov Beli Lahan 3,3 Hektar, Mampu Tampung 8.800 Jenazah Covid-19 

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota membeli lahan baru di lima lokasi berbeda untuk mengatasi krisis makam di ibu kota.

Editor: Rizki A
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
ILUSTRASI - Petugas pemakaman membawa peti jenazah pasien suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat, Kamis (26/3/2020). Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan dua tempat pemakaman umum (TPU) untuk memakamkan pasien terjangkit virus corona (Covid-19) yang meninggal dunia, yakni di TPU Tegal Alur di Jakarta Barat dan TPU Pondok Ranggon di Jakarta Timur. Jenazah yang dapat dimakamkan di sana, yakni yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan berstatus positif terjangkit virus corona. 

"Sekarang kondisinya memang belum ditata, jadi sedikit lagi kami akan tata," ujarnya.

Ia menjelaskan, pihaknya tak bisa langsung membuka lahan di lima lokasi itu sebagai lokasi pemakaman khusus Covid-19 lantaran adanya keterbatasan alat berat.

Sebab, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota harus berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga untuk proses penggalian makam.

"Jadi kita pelan-pelan, masalahnya karena kesulitan alat berat. Kami harus berkoordinasi dengan dinas lain," tuturnya.

Adapun lahan seluas 3,3 hektar ini dibeli Pemprov DKI Jakarta dengan menggunakan anggaran yang telah dialokasikan dalam APBD Perubahan 2020 lalu.

"Rp 185 miliar untuk beli (lahan) di lima lokasi itu. Tapi, enggak semua Rp 185 miliar," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Krisis TPU Covid-19 Pemprov DKI Beli 3,3 Hektare Lahan, Diperkirakan Bisa Tampung 8.800 Jenazah

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved