Breaking News:

Ini yang Terjadi di Otak Saat Orgasme, Berikan Sensasi Menyenangkan seperti Saat Mendengarkan Musik

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa orgasme memberikan sensasi menyenangkan bagi otak, sensasi ini sama seperti saat mendengarkan musik.

Penulis: Qonitah Rohmadiena | Editor: Rohmana Kurniandari
Kompas.com
Ilustrasi hubungan intim. (SHUTTERSTOCK) 

TRIBUNTERNATE.COM - Saat membicarakan soal orgasme, kebanyakan penelitian difokuskan pada bagaimana perasaan kenikmatan seksual yang intens ini berkembang.

Dalam sebuah penelitian baru, seorang peneliti telah menganalisis soal orgasme yang relatif belum dipelajari, yakni bagaimana orgasme memengaruhi otak.

Digambarkan sebagai pelepasan akumulasi ketegangan seksual yang kuat dan menyenangkan, orgasme dianggap sebagai lambang kenikmatan seksual bagi pria dan wanita.

Selama orgasme, seseorang akan mengalami peningkatan tekanan darah, peningkatan detak jantung, pernapasan berat, dan kontraksi otot berirama.

Tetapi meskipun tanda dan sensasi orgasme mungkin jelas, mekanisme yang mendasari respons seksual ini, terutama efek neurofisiologisnya, tetap tidak pasti.

Adam Safron PhD, peneliti dari Weinberg College of Arts and Sciences di Northwestern University di Evanston, IL, mencatat bahwa mayoritas penelitian yang berkaitan dengan orgasme berfokus pada fungsi evolusionernya, seperti dilansir dari Medical News Today.

Penelitian terbaru ini dilaporkan dalam jurnal Socioaffective Neuroscience and Psychology.

Baca juga: Menonton Film Porno Sambil Masturbasi Bisa Menyebabkan Disfungsi Ereksi? Begini Kata Pakar

Baca juga: 10 Alasan Wanita Tidak Mudah Mendapatkan Orgasme: Kurang Komunikasi hingga Pemanasan

Safron berangkat dari ide untuk mendapatkan pemahaman tentang bagaimana orgasme manusia memengaruhi otak.

Untuk mencapai temuannya, Safron menganalisis banyak penelitian dan literatur yang menyelidiki respons otak dan tubuh terhadap rangsangan seksual.

Ia menggunakan informasi tersebut untuk membuat model yang menjelaskan bagaimana aktivitas seksual ritmis, memengaruhi aktivitas ritmik di otak.

Ilustrasi berhubungan intim.
Ilustrasi berhubungan intim. (popsugar.com)
Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved