Breaking News:

Presiden Jokowi Pastikan Pemerintah Menanggung Pajak Insan Pers hingga Juni 2021

Presiden Joko Widodo memastikan bahwa pajak penghasilan (PPh) untuk insan pers akan ditanggung pemerintah hingga Juni 2021.

Istimewa
Jokowi saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian Tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta, Senin (11/1/2021). 

TRIBUNTERNATE.COM - Pemerintah berupaya meringankan beban industri media pada masa pandemi Covid-19. 

Yakni dengan menanggung pajak penghasilan (PPh) untuk insan pers hingga Juni 2021. 

Menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi), pajak bagi awak media masuk ke daftar pajak yang dibayarkan oleh pemerintah.

Selain itu, pemerintah juga mengurangi PPh badan usaha untuk membantu industri media.

Bantuan lainnya adalah pembebasan PPh untuk dua jenis impor dan percepatan restitusi serta insentif yang juga berlaku hingga Juni 2021.

"Selain itu, ada pula kebijakan pembebasan abonemen listrik bagi badan usaha media," ungkap Jokowi.

Peringati Hari Pers Nasional, Pramono Anung: Pemerintah Butuh Kritik Terbuka, Pedas, dan Keras

Maklumat Kapolri soal Larangan Sebarkan Info FPI Dinilai Ancam Tugas Pers

Menurut Jokowi, sejumlah keringanan dan bantuan untuk industri media memang jumlahnya tidak seberapa.

Namun, Jokowi mengingatkan bahwa saat ini negara memiliki beban fiskal yang berat.

"Perlu saya sampaikan beban fiskal pemerintah berada pada posisi yang sangat berat. Untuk menangani kesehatan masyarakat dan juga berat untuk menggerakkan perekonomian tatkala sektor swasta alami perlambatan yang signifikan," tambah Jokowi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Pastikan Pajak Insan Pers Ditanggung Pemerintah hingga Juni 2021"
Penulis : Dian Erika Nugraheny
Editor : Dani Prabowo

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved