Breaking News:

Status Warga Negara Belum Jelas, Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua Ditunda

Pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, yang seharusnya dilaksanakan Jumat (26/2/2021) hari ini ditunda.

Editor: Rizki A
Facebook Orientriwukore via Kompas TV
Orient P Riwu Kore (kiri) menjadi Bupati terpilih Sabu Raijua Nusa Tenggara Timur (NTT). 

TRIBUNTERNATE.COM - Kementerian Dalam Negeri RI melantik 178 kepala daerah pemenang Pilkada 2020 pada Jumat (26/2/2021) hari ini.

Namun, pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, yang seharusnya dilaksanakan Jumat (26/2/2021) hari ini ditunda.

Diketahui, status bupati terpilih Sabu Raijua, Orient Patriot Riwu Kore, masih mengambang dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham RI) masih belum memberikan keputusan terkait kewarganegaraannya.

Sehingga, pelantikan terpaksa ditunda.

Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik saat dihubungi di Jakarta, Kamis (25/2/2021), mengatakan, pelantikan bupati dan wakil bupati pada tahap pertama, Jumat hari ini, tidak meliputi bupati dan wakil bupati terpilih Sabu Raijua.

Sebab, Kemendagri hingga saat ini, belum mendapatkan kepastian dari Kemenkumham soal status kewarganegaraan Orient.

Baca juga: Meski Sudah Jadi Kepala Daerah, Gibran Rakabuming dan Bobby Nasution Masih Dapat Kawalan Paspampres

Baca juga: 178 Kepala Daerah Dilantik termasuk Anak dan Menantu Jokowi, Febri Diansyah: Jangan Korupsi!

Baca juga: Isu Kudeta di Partai Demokrat, Andi Arief Tanggapi Pernyataan Moeldoko: Anda Merasa Ditekan?

Baca juga: Gibran Rakabuming Resmi Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Berapa Besaran Gaji dan Tunjangannya?

”Satu daerah masih menunggu hasil pengkajian dan keputusan Kemenkumham,” ujar Akmal.

Seperti diketahui, Orient terpilih sebagai bupati Sabu Raijua pada Pilkada yang digelar 9 Desember 2020.

Saat mendaftar, ia melampirkan KTP elektronik berstatus warga negara Indonesia (WNI).

Namun, pada 1 Februari 2021, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sabu Raijua menerima surat balasan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta terkait permintaan klarifikasi informasi soal status kewarganegaraan Orient.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved