Breaking News:

Tak Ingin Harga Gabah Anjlok, Jokowi Minta Perdebatan Soal Impor Beras Dihentikan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun angkat suara soal isu yang beredar jika pemerintah akan impor beras dari luar negeri.

Editor: Rizki A
Biro Pers Setpres/Lukas
Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

TRIBUNTERNATE.COM - Wacana impor beras yang baru-baru ini mencuat di tengah publik menuai polemik.

Diketahui, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Perekonomian menyatakan akan melakukan impor beras sebanyak 1 sampai 1,5 juta ton dalam waktu dekat.

Rencana ini akan dilakukan melalui penugasan kepada Perum Bulog untuk memenuhi kebutuhan tahun 2021. 

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2021, Kamis (4/3/2021) lalu.

Pemerintah mengklaim, rencana impor beras bertujuan untuk menjaga stok beras nasional.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun angkat suara soal isu yang beredar jika pemerintah akan impor beras dari luar negeri.

Jokowi pun secara tegas meminta perdebatan berbagai pihak soal polemik impor beras dihentikan.

Menurutnya, polemik ini nantinya membuat harga gabah petani bisa anjlok.

"Saya minta segera hentikan perdebatan yang berkaitan impor beras."

"Ini justru membuat harga jual gabah di tingkat petani turun atau anjlok," kata Jokowi, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden RI, Jumat (26/3/2021).

Baca juga: Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Impor Beras di Masa Panen Raya

Baca juga: Soal Rencana Impor Beras 1 Juta Ton, Fadli Zon: Artinya Pak Jokowi Tak Mampu Penuhi Pangan Rakyat

Baca juga: Polemik Kebijakan Impor Beras, Mendag Muhammad Lutfi: Kalau Memang Saya Salah, Saya Siap Berhenti

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved