Breaking News:

Banjir Bandang di NTT

Banjir di NTT dan NTB: Bantuan Kemensos RI Rp9,3 Miliar, BNBP Tak Bangun Huntara demi Cegah Covid-19

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan dampak bencana banjir dan longsor di kedua daerah ini sangat besar.

Dokumen warga/istimewa
Gambar ini memperlihatkan banjir yang memporakporandakan rumah warga di Waiwerang, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur pada Minggu 4 April 2021. 

Kendati demikian, hingga saat ini pemerintah pusat dalam hal ini BNPB belum dapat menyalurkan bantuan uang tunai sejumlah Rp 500 ribu tersebut.

Pasalnya kata Doni, bantuan uang baru bisa disalurkan apabila Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT mengajukan usulan permohonan dana ke pemerintah pusat.

Oleh karenanya dia meminta kepada Pemprov NTT untuk segera membuat dan mengajukan permohonan usulan tersebut.

"Kami meminta kepada pemimpin daerah untuk melakukan mempercepat proses usulan kepada pemerintah pusat melalui BNPB agar bisa mengeluarkan dana 500 ribu perkeluarga setiap bulannya," tutur Doni.

Di mana berdasarkan pembaruan data yang dilakukan BNPB hingga Rabu (7/4/2021) malam, hingga saat ini terdapat 1.700 kepala keluarga terdampak akibat banjir bandang di NTT.

Selanjutnya, terdapat setidaknya sebanyak 2.019 kepala keluarga atau 23.226 jiwa diungsikan dengan rumah warga terdampak sebanyak 1.992 unit.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tanggap Bencana di NTT dan NTB, Kemensos Salurkan Bantuan Rp 3,9 Miliar untuk Para Korban

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cegah Penyebaran Covid-19, BNPB Putuskan Tak Bangun Huntara di Seluruh Titik Bencana NTT

Editor: Rizki A
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved