Luncurkan Gerakan Cinta Zakat, Jokowi Imbau Pejabat Negara, Swasta hingga Kepala Daerah Bayar Zakat

Presiden Jokowi mengimbau para pejabat negara, swasta hingga kepala daerah di seluruh Indonesia untuk menunaikan kewajiban membayar zakat.

Penulis: Ronna Qurrata Ayun | Editor: Rizki A
Tangkap layar kanal YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara peluncuran Gerakan Cinta Zakat dan menyerahkan zakat kepada Baznas di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/4/2021). 

TRIBUNTERNATE.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau para pejabat negara, swasta hingga kepala daerah di seluruh Indonesia untuk menunaikan kewajiban membayar zakat.

Presiden menyarankan agar pembayaran zakat tersebut disalurkan melalui amil (pengelola) zakat resmi.

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi saat meluncurkan Gerakan Cinta Zakat dan menyerahkan zakat kepada Baznas di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/4/2021).

"Saya mengimbau seluruh pejabat negara, pejabat BUMN, swasta hingga kepala daerah di seluruh Tanah Air menunaikan zakat melalui amil zakat resmi," ujar Jokowi dalam sambutannya di acara Peluncuran Gerakan Cinta Zakat dan Penyerahan Zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional Tahun 2021, Kamis (15/4/2021).

Pembayaran zakat, kata Jokowi, akan bisa membantu mewujudkan kesejahteraan dan memberikan keberkahan pada semua pihak.

"Hal itu untuk membantu mewujudkan kesejahteraan dan memberikan keberkahan kepada kita semuanya," lanjutnya.

Baca juga: Jokowi Segera Lakukan Reshuffle Kabinet, Akankah Nadiem Makarim Tergantikan?

Baca juga: Tegas, Moeldoko Bantah Spekulasi Pengelolaan TMII oleh Keluarga Jokowi: Itu Pemikiran Primitif

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Peluncuran Gerakan Cinta Zakat dan Penyerahan Zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional Tahun 2021. (Tangkap layar kanal YouTube Sekretariat Presiden)

Presiden Joko Widodo berharap bahwa zakat yang dihimpun oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dapat digunakan untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Selain itu, Presiden juga berharap agar zakat mampu membantu menuntaskan kemiskinan di Tanah Air.

"Dapat dipergunakan sebaik-baiknya untuk membantu saudara-saudara kita yang mengalami kesulitan-kesulitan akibat pandemi Covid dan juga untuk membantu mengentaskan kemiskinan secara menyeluruh di negara kita," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, berzakat merupakan kewajiban umat Islam untuk berbagi rezeki dan kebahagiaan dengan sesama umat, utamanya para mustahik (orang yang berhak).

Ia berharap, adanya Gerakan Cinta Zakat akan mendorong partisipasi masyarakat berzakat, infaq, dan sedekah.

"Dan memastikan penyalurannya tepat sasaran, betul-betul sampai pada saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujarnya.

Menutup sambutannya, Jokowi berharap bahwa zakat yang dikeluarkan bisa menyempurnakan ibadah puasa, ketaatan, dan ketakwaan kepada Tuhan.

“Semoga zakat yang kita keluarkan akan menyempurnakan ibadah puasa kita, ketakwaan kita ketaatan kita kepada Allah Swt.,” tandasnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved