Breaking News:

Lurah Gajahan Dicopot Gibran Rakabuming karena Pungli, Warga Masih Yakin Sang Lurah Tak Bersalah

Warga masih meyakini eks Lurah Gajahan Suparno tidak bersalah dalam kasus dugaan pungutan liar berkedok penarikan zakat oleh oknum Linmas.

TribunSolo/Azhfar Muhammad
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. 

TRIBUNTERNATE.COM - Seorang lurah di wilayah Surakarta dicopot dari jabatannya oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka terkait adanya dugaan tindakan pungutan liar (pungli).

Diketahui, oknum lurah itu adalah lurah Gajahan bernama Suparno.

Namun, usai pencopotan yang dilakukan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, sejumlah spanduk mendukung Lurah Gajahan Suparno bermunculan.

Warga masih meyakini eks Lurah Gajahan Suparno tidak bersalah dalam kasus dugaan pungutan liar berkedok penarikan zakat oleh oknum Linmas.

Oknum Linmas berhasil menarik zakat senilai Rp 11,5 juta dari 145 toko yang ada di kawasan Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo.

Itu bermodal surat yang diduga ditandatangani Suparno, sehingga sosoknya langsung dipecat Wali Kota Solo Giban dari jabatannya.

Warga, Joko Purwanto mengatakan sepengtahuannya, Lurah Suparno sudah menolak sebanyak dua kali sebelum akhirnya membubuhkan tanda tangannya.

"Lurah tidak mau teken. Sudah menolak dua kali. Baru kali ketiga, ia mau. Sebenarnya dia tidak mau," kata Joko disela-sela aksi tanda tangan kepada TribunSolo.com, Senin (3/5/2021).

Baca juga: Penerbangan Wuhan-Jakarta Kembali Dibuka, Fadli Zon: Contoh Nyata Inkonsistensi Pemerintah

Baca juga: Pegawai KPK yang Terancam Dipecat karena Tak Lolos Tes ASN Sedang Tangani Kasus Besar

Baca juga: Diduga Terkait Kasus Munarman, Tiga Eks Petinggi FPI di Makassar Diamankan Densus 88

Namun, Joko tidak tahu menahu alasan di balik Suparno kemudian mau membubuhkan tanda tangannya di atas surat itu.

"Tidak ada desakan apapun dari warga, pun warga tidak mendesak," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Rizki A
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved